Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Lereng Gunung Agung Kembali Terbakar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Lereng Gunung Agung di Karangasem, Bali, kembali terbakar. Api mulai terlihat di lereng gunung sejak Sabtu malam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem memantau ada 5 titik api di Kecamatan Kubu.
"Kebakaran terlihat di lereng bagian timur Gunung Agung. Upaya pemadaman dilakukan tim gabungan BPBD, pemadam kebakaran Karangasem, TNI Polri dibantu masyarakat setempat. Satu titik api di Desa Dukuh dan Juntal dipadamkan," jelas Sekretaris BPBD Karangasem, I Ketut Perama Budarta.
Menurut Ketut, kepulan asap terlihat sejak Sabtu malam. Hingga kini, belum diketahui luas lahan yang terbakar. Penyebab kebakaran juga masih diselidiki.
Kebakaran di hutan lereng Gunung Agung Bali, juga terjadi tahun lalu. Terkait hal ini, Wakil Bupati Karangasem, I Made Sukerana menyatakan, kebakaran hutan di Gunung Agung bukan disebabkan oleh kelalaian manusia, namun lebih disebabkan oleh faktor alam.
"Penyebabnya lebih karena faktor alam akibat musim kemarau panjang, angin kencang, dan lahan yang kering,"ujarnya.
Terkait seringnya terjadi kebakaran di hutan lereng Gunung Agung, Wakil Bupati Karangasem I Made Sukerana, mengusulkan agar ada petugas Jagawana di hutan Gunung Agung. Petugas Jagawana ini penting untuk mencegah terjadinya kebakaran di kawasan hutan Gunung Agung Bali.
"Selama ini yang ada hanya polisi hutan, itupun jumlahnya amat sedikit. Oleh karena itu perlu ada tambahan petugas Jagawana untuk ikut membantu menjaga kawasan hutan Gunung Agung," ujar Sukerana.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3823 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1767 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang