Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Lereng Gunung Agung Kembali Terbakar
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Lereng Gunung Agung di Karangasem, Bali, kembali terbakar. Api mulai terlihat di lereng gunung sejak Sabtu malam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karangasem memantau ada 5 titik api di Kecamatan Kubu.
"Kebakaran terlihat di lereng bagian timur Gunung Agung. Upaya pemadaman dilakukan tim gabungan BPBD, pemadam kebakaran Karangasem, TNI Polri dibantu masyarakat setempat. Satu titik api di Desa Dukuh dan Juntal dipadamkan," jelas Sekretaris BPBD Karangasem, I Ketut Perama Budarta.
Menurut Ketut, kepulan asap terlihat sejak Sabtu malam. Hingga kini, belum diketahui luas lahan yang terbakar. Penyebab kebakaran juga masih diselidiki.
Kebakaran di hutan lereng Gunung Agung Bali, juga terjadi tahun lalu. Terkait hal ini, Wakil Bupati Karangasem, I Made Sukerana menyatakan, kebakaran hutan di Gunung Agung bukan disebabkan oleh kelalaian manusia, namun lebih disebabkan oleh faktor alam.
"Penyebabnya lebih karena faktor alam akibat musim kemarau panjang, angin kencang, dan lahan yang kering,"ujarnya.
Terkait seringnya terjadi kebakaran di hutan lereng Gunung Agung, Wakil Bupati Karangasem I Made Sukerana, mengusulkan agar ada petugas Jagawana di hutan Gunung Agung. Petugas Jagawana ini penting untuk mencegah terjadinya kebakaran di kawasan hutan Gunung Agung Bali.
"Selama ini yang ada hanya polisi hutan, itupun jumlahnya amat sedikit. Oleh karena itu perlu ada tambahan petugas Jagawana untuk ikut membantu menjaga kawasan hutan Gunung Agung," ujar Sukerana.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan