Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Sopir Datangi Kejati Bali, Minta Usut Pungli di Organda dan Dishub
Kamis, 3 Maret 2016,
19:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perwakilan sopir transport yang tergabung dalam Aliansi Sopir Transport Bali (ALSTAR-B) mendatangi Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali. Kedatangan massa sambil membawa spanduk bertuliskan pernyataan sikap untuk mendukung kejaksaan dalam mengusut dugaan kasus penyelewengan pungutan liar (pungli) di Organda Bali.
Setibanya di Kejati Bali, massa langsung melakukan orasi secara bergantian. Dalam orasinya, koordinator aksi Ketut Witra menyatakan sebagian besar sopir di Bali mendukung penuh kejaksaan untuk mengungkap dugaan kasus pungli yang merugikan para sopir tersebut.
"Kita minta pihak kejaksaan usut segera penyelewengan pungutan liar rekomendasi oleh organda Bali yang telah merugikan para sopir. Kita juga meminta bersihkan oknum-oknum yang terlibat di Organda Bali," ucap Witra di Kejati Bali, Kamis (3/3/2016).
Witra memaparkan jika pihaknya menyampaikan tiga pernyataan sikap dari Aliansi Sopir Transport Bali yang memberikan dukungan penuh kepada pihak kejaksaan. Pernyataan sikap pertama, kata Witra yakni agar kejaksaan mengungkap dugaan kasus penyelewengan pungutan rekomendasi oleh Organda Bali yang telah merugikan sopir.
"Sikap kita kedua yaitu minta kejaksaan bersihkan oknum-oknum yang terlibat pungli di Organda Bali. Dan ketika, kami berharap agar kasus penyelewengan ini diselesaikan secepat mungkin untuk segera membangun Bali bersih bebas KKN," tandasnya.
Puas melakukan orasi secara bergiliran, perwakilan massa yakni Ketut Witra dan Nyoman Kantun Murjana akhirnya diterima pihak Kejaksaan Tinggi Bali untuk melakukan pertemuan didalam secara tertutup.
Sementara itu, usai menerima aspirasi dan dukungan dari perwakilan Aliansi Sopir Transport Bali (ALSTAR-B), Kasipenkum dan Humas Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bali, Ashari Kurniawan mengakui pihak kejaksaan telah menerbitkan Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) terkait dugaan penyelewengan di tubuh Organda Bali.
Lebih jauh Ashari mengungkapkan jika pihaknya telah menerima laporan terkait adanya penyalahgunaan wewenang (pungli) di Organda telah diterima dua minggu lalu dari laporan masyarakat. Namun, Ashari enggan mengungkap identitas oknum pejabat yang dimaksud dengan alasan masih penyelidikan dan belum bisa diungkap ke publik.
"Kami sudah respon dengan menerbitkan surat perintah dimulainya penyelidikan. Kasusnya masih dalam proses penyelidikan beberapa orang dulu biar tidak mengganggu penyidikan. Mohon maaf, karena ini masih penyelidikan saya belum bisa menjelaskan secara detail dan lebih jauh ya," jelasnya.
Ashari menegaskan jika kasus ini berawal dari adanya dugaan penyalahgunaan wewenang dan suap oknum Organda Bali dan oknum pejabat di Dinas Perhubungan (Dishub) Bali. Menurutnya, dengan adanya Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (SPDP) dan ditunjuk jaksa penyidik,
usai perayaan Hari Raya Nyepi, jaksa yang ditunjuk langsung melakukan klarifikasi kepada pihak-pihak yang berkaitan dengan permasalahan yang jadi topik hangat saat ini."Untuk penyelidikan lebih lanjut, kami akan meminta sejumlah keterangan kepada pihak yang bersangkutan," pungkasnya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026