Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Duta PKB, Tabanan Tampilkan Gending Gender
Sabtu, 9 April 2016,
01:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Sebagai duta PKB Tabanan, Sekeha Gender Anak-anak Sanggar Buratwangi, Banjar Ole, Desa Marga Dauh Puri, Kecamatan Marga, Tabanan, unjuk kebolehan dalam lomba gender tingkat anak-anak saat pembiaan Tim Provinsi Bali, Rabu, (6/4).
Empat seniman cilik setingkat SD itu menyajikan 3 gending, dari 4 gending yang diwajibkan. Ketiga gending itu adalah Cangak Mrengang, Rebong dan Angkat-angkatan Bima Kroda yang merupakan gending wajib. Sementara satu gending kreasi masih sedang proses pembelajaran.
“Untuk lomba gender tingkat anak-anak tahun ini, kami menampilkan penabuh campuran yaitu dua anak laki-laki dan dua perempuan,”ucap I Wayan Muder, S.Sn, Kepala Bidang Kesenian dan Perfileman Dinas Kabudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tabanan.
Menurut Muder, lomba ini bertujuan menggali potensi serta melestarikan kesenian khas Kabupaten Tabanan. Karena itu, dalam lomba gender wayang kali ini sengaja mengangkat gending-gending gender yang ada di daerah Tabanan, khususnya dari Desa Tunjuk sebagai desa pewaris kesenian wayang kulit. “Sudah menjadi tugas kami untuk mensosialisasikan kekayaan kesenian yang ada di Tabanan,” ucap Muder.
Sesepuh seni wayang, Nyoman Sumandi yang hadir dalam saat pembinaan itu mengatakan, anak-anak yang tampil dalam PKB tahun 2016 ini merupakan cucu-cucunya khususnya dalam hal bermain gender. Mereka mempelajari kemudian menyajikan gending-gending yang merupakan warisan para leluhurnya.
“Gending Cangak Mrengang konon dipelajari dari Sukawati, namun para leluhur kemudian mengolahnya sesuai rasa Tunjuk, sehingga menjadi gending yang ada sekarang ini,” paparnya. Sementara gending Bima Kroda yang merupakan gending pejalan (angkat-angkatan) yang sebelumnya tak memiliki nama yang pasti. Sedangkan gending Rebong sudah mengalami perkembangan pada saat ia mengajar kesenian di Amerika Serikat. Dulu, gending ini sangat slow mulai dari pengawit, pengawak hingga pengecet. “Sekarang, sudah tampak ada ngembang ngisep yang sangat beda dengan dulu yang datar, apalagi ada mekenyemnya,” imbuh Sumandi. Dalam pembinaan itu, Tim PKB Provinsi Bali yang terdiri dari Putu Sedana, Dewa Gede Darmayasa (Dewa Kopang) dan Wayan Mardika memberi apresiasi semangat dari seniman cilik tersebut.
Tim ini kemudian menyampaikan bahwa peserta lomba gender wayang tingkat anak-anak duta Kabupaten Tabanan akan tampil pada Sabtu 18 Juni 2016 bersanding dengan duta Karangasem.
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 561 Kali
02
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 506 Kali
03
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 421 Kali
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 421 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026