Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Rokok Rp 50 Ribu, Bos Gudang Garam Bilang Berantakan
Senin, 22 Agustus 2016,
09:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Direktur Gudang Garam, Istata Taswin Sidharta menilai, industri rokok bisa berantakan jika pemerintah membuat kebijakan yang berdampak kepada kenaikan harga rokok sampai Rp 50 ribu sebungkus.
"Kalau itu yang terjadi, saya rasa akan berantakan (industri rokok)," kata Istata dalam kegiatan di Investor Summit dan Capital Market Expo di Surabaya, Jawa Timur, Kamis (18/8/2016).
Istata mengatakan, saat ini, volume penjualan rokok secara industri cenderung menurun atau flat. Volume penjualan turun sekitar 2%. Volume penjualan untuk sigaret kretek mesin (SKM) full flavour juga turun 2,4% menjadi 28,9 miliar batang.
Pada kategori SKM rendah tar dan nikotin (SKM LTN), volume penjualannya turun sebesar 1,6% menjadi 4,6 miliar batang. Untuk volume penjualan SKT (sigaret kretek tangan) meningkat 1,9% menjadi 4,2 miliar batang.
Walaupun volume penjualan cenderung turun, pendapatan Gudang Garam pada semester pertama 2016 meningkat 11,2%, atau setara Rp37 triliun. Jumlah ini lebih besar dibanding pendapatan tahun lalu pada periode yang sama sebesar Rp33,2 triliun. [bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 567 Kali
04
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 443 Kali
05
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 431 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026