Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Koster : Ngotot Maju Pilkada Buleleng, Sukrawan Terancam Pecat

Senin, 12 September 2016, 07:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/file

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Beritabali.com, Singaraja. Sementara itu terkait dengan ngototnya salah satu kader PDI Perjuangan yang saat ini menjabat sebagai Bendahara DPD Partai PDI Perjuangan Bali, Dewa Nyoman Sukrawan maju dalam Pilkada Buleleng, Ketua DPD PDI Perjuangan Bali I Wayan Koster mengaku sudah beberapa kali melakukan komunikasi dengan Sukrawan secara keorganisasian maupun secara kekeluargaan. 
 
Namun segala cara yang ditempuh tidak diindahkan oleh Sukrawan yang tetap maju menjadi bakal Calon Bupati Buleleng dari jalur perseorangan bersama Gede Dharma Wijaya akan diputuskan nanti oleh partai terkait sanksi yang diberikan. 
 
"Saya sudah memantau Sukrawan hingga melakukan pendaftaran ke KPU melalui jalur perseorangan dan itu sudah melanggar AD/ART partai. Jadi nantinya ada sanksi yang akan diberikan oleh DPP kepada sukrawan sesuai dengan ketentuaan yang diisyaratkan oleh induk partai. Bisa sanksi pemberhentian sementara, mencabut jabatan yang bersangkutan ataupun sanksi pemecatan," kata Koster. 
 
Lebih lanjut Koster mengatakan dirinya bersama Sukrawan sudah seperti adik dan kakak, jadj dalam Pemilukada ini dirinya tegas menyatakan tunduk pada perintah partai untuk memenangkan paket Putu Agus Suradnyana dan Nyoman Sutjidra. Tidak ada alasan untuk melanggar perintah partai dan itu sanksinya sangat berat. 
 
Sudah ada beberapa contoh kader PDI yang melakukan pelanggaran di Bali dan sudab dilakukan pemecatan. Karena itu semua kader harus tunduk pada perintah partai. 
 
"Jangan ada lagi yang mendukung setengah-setengah kalau tidak mendukung perintah partai silakan keluar dari partai" tegas Koster.[bbn/pan/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami