Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kunjungan Wisatawan Eropa ke WBD Jatiluwih Meningkat

Rabu, 28 September 2016, 06:15 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

BeritaBali.com, Tabanan. Pasca ditetapkanya kawasan Jatiluwih sebagai warisan budaya dunia sejak Juli 2012, berimbas pada peningkatan kunjungan wisatawan dari mancanegara. Wisatawan Eropa masih mendominasi kunjungan  di objek yang mengandalkan panorama hamparan sawah teras siring tersebut.
 
Manajer Operasional DTW Jatiluwih, I Nengah Sutirtayasa Selasa, (27/9) mengatakan data kunjungan wisatawan di tahun  2015 mencapai angka 164.366 wisatawan. Dari jumlah tersebut kata dia, sebanyak 138.943 adalah wisatawan asing dewasa, sebanyak 3.994 orang wisatawan asing anak-anak. Sedangkan wisatawan dalam negeri hanya sebanyak 21.343 wisatawan Indonesia dewasa dan sebanyak 86 wisatawan Indonesia anak-anak. “Untuk wisatawan asingnya didominasi oleh wisatawan dari eropa,” jelasnya.
 
Sedangkan untuk tahun 2016 ini, hingga bulan Agustus sudah mencapai angka 138.573 wisatawan. Dengan komposisi wisatawan asing dewasa sebanyak 116.967 orang, wisatawan asing anak-anak sebanyak 4.446 orang. Sedangkan wisatawan Indonesia dewasa hingga bulan agustus mencapai 17.007 orang,  anak-anak mencapai 153 orang. 
 
“Dari data itu jelas ada peningkatan yang tajam terhadap kunjungan wisatawan ke Jatiluwih, dan dalam tahun ini masih ada 4 bulan. Kami yakin kedepan kunjungan wisatawan akan terus mengalami peningkatan,” ucapnya. Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tersebut kata dia tidak lepas dari peran semua pihak mulai dari masyarakat, subak, adat, pengelola kawasan, trevel agent termasuk aparat desa hingga pemkab Tabanan yang selalu memberikan support guna melakukan terobosan penataan dan pengembangan kawasan wisata. “Kami berterima kasih kepada semua pihak utamanya masyarakat dan Pemkab Tabanan yang selalu mensuport kami,” bebernya.
 
Para wisatawan itu kata Sutirtayasa, disamping menikmati panorama alam pesawahan, pihaknya juga menyediakan jalur trakking yang panjangnya sekitar 1 sampai 3 km. Dalam jalur trekking ini para wisatawan disiapkan jalan setapak menyusuri pesawahan serta diberikan suguhan pemandangan pesawahan yang asri dan bersih. Tidak hanya itu jalur yang dilewati juga memberikan spot photo dengan panorama alam lain seperti air terjun dan pemandangan alam pegunungan. 
 
“Kedepan jalur trekking ini terus kita kembangkkan dan gali potensi baru, salah satunya air terjun  serta pemandian jepang yang memiliki nilai sejarah tinggi,” beber Sutirtayasa yang juga pengusaha restaurant ini.[bbn/nod/psk]
 
 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami