Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Seribu Penari Baris Jangkang Meriahkan NPF 2016
Sabtu, 8 Oktober 2016,
06:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Nusa Penida. Tarian spektakuler melibatkan seribu penari dipentaskan di sepanjang pantai Pantai Banjar Nyuh, Desa Ped, Nusa Penida, Jumat (7/10/2016). Sembari membawa tombak, seribu warga tersebut mempergakan setiap gerak tarian sakral Baris Jangkang, khas pulau Nusa Penida. Tarian ini khusus dipentaskan dalam memeriahkan event Nusa Penida Festival 2016.
Antusias ribuan warga juga ikut menyemarakkan avent tersebut. Mulai dari anak-anak, hingga dewasa berdesakan melihat pemetasan tari Baris Jangkang yang terbilang unik ini. Tari Jangkang merupakan satu jenis tarian kuno di Nusa Penida.
Tarian ini sangat disakralkan oleh masyarakat Nusa Penida, khususnya masyarakat di Banjar/Desa Pakraman Pelilit, Desa Pejukutan, Nusa Penida. Tarian sakral tersebut pada umumnya dipentaskan saat piodalan di Pura Kahyangan Tiga. Ada kepercayaan di masyarakat, jika tarian tersebut tidak ditarikan akan menimbulkan bencana berupa wabah penyakit di Desa Setempat.
I Nyoman Widana humas Nusa Penida Festival 2016 menjelaskan, Tari baris jangkang sudah ditarikan saat zaman kerajaan Puri Klungkung dan diperkirakan pertama kali muncul di Banjar/Desa Pakraman Pelilit, Desa Pejukutan, Nusa Penida. Meskipun minim catatan sejarah mengenai kapan pertama kali tarian baris jangkang diciptakan, namun Tarian sakral tersebut diprediksi sudah ada 7 abad atau 700 tahun yang lalu di Desa Pakraman Pelilit.
“Biasanya tarian kuno ini ditarikan oleh 9 orang dengan durasi sekitar 3 menit, dan tarian ini sudah ada sekitar 7 abad yang lalu,” Ujar Widana, dilansir suaradewata.
Lanjutnya, Tari Jangkang memiliki karakter berbeda dibandingkan tarian Bali pada umumnya. Tarian Jangkang dari sisi gerakan lebih sederhana dari tari Bali. Namun, hal tersebut tidak mengurangi pesona tarian ini.
Ada beberapa gerakan yang sangat khas, seperti disebut gerakan buyung mesugi dan goak maling taluh. Pementasan seribu penari baris jangkang saat Nusa Penida Festival, dimaksudkan untuk memperkenalkan salah satu Budaya Nusa Penida kepada masyarakat luas. Panitia ingin menujukan jika Nusa Penida juga memiki warisan Budaya yang harus tetap dilestarikan.
"Tari Jangkang Pelilit dipentaskan saat festival kali ini bukan exploitasi tari sakral itu sendiri melainkan memperkenalkan lebih luas bahwa Nusa Penida memiliki budaya unik, " bebernya.
Seribu penari jangkang yang akan pentas saat Nusa Penida Festival melibatkan masyarakat dan siswa sekolah SMP dan SMA se-Kecamatan Nusa Penida. Latihan dilakukan sejak sebulan sebelumnya, baik di banjar atau sekolah masing-masing.[bbn/sdc/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026