Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 20 September 2026
Seribu Penari Baris Jangkang Meriahkan NPF 2016
Sabtu, 8 Oktober 2016,
06:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Beritabali.com, Nusa Penida. Tarian spektakuler melibatkan seribu penari dipentaskan di sepanjang pantai Pantai Banjar Nyuh, Desa Ped, Nusa Penida, Jumat (7/10/2016). Sembari membawa tombak, seribu warga tersebut mempergakan setiap gerak tarian sakral Baris Jangkang, khas pulau Nusa Penida. Tarian ini khusus dipentaskan dalam memeriahkan event Nusa Penida Festival 2016.
Antusias ribuan warga juga ikut menyemarakkan avent tersebut. Mulai dari anak-anak, hingga dewasa berdesakan melihat pemetasan tari Baris Jangkang yang terbilang unik ini. Tari Jangkang merupakan satu jenis tarian kuno di Nusa Penida.
Tarian ini sangat disakralkan oleh masyarakat Nusa Penida, khususnya masyarakat di Banjar/Desa Pakraman Pelilit, Desa Pejukutan, Nusa Penida. Tarian sakral tersebut pada umumnya dipentaskan saat piodalan di Pura Kahyangan Tiga. Ada kepercayaan di masyarakat, jika tarian tersebut tidak ditarikan akan menimbulkan bencana berupa wabah penyakit di Desa Setempat.
I Nyoman Widana humas Nusa Penida Festival 2016 menjelaskan, Tari baris jangkang sudah ditarikan saat zaman kerajaan Puri Klungkung dan diperkirakan pertama kali muncul di Banjar/Desa Pakraman Pelilit, Desa Pejukutan, Nusa Penida. Meskipun minim catatan sejarah mengenai kapan pertama kali tarian baris jangkang diciptakan, namun Tarian sakral tersebut diprediksi sudah ada 7 abad atau 700 tahun yang lalu di Desa Pakraman Pelilit.
“Biasanya tarian kuno ini ditarikan oleh 9 orang dengan durasi sekitar 3 menit, dan tarian ini sudah ada sekitar 7 abad yang lalu,” Ujar Widana, dilansir suaradewata.
Lanjutnya, Tari Jangkang memiliki karakter berbeda dibandingkan tarian Bali pada umumnya. Tarian Jangkang dari sisi gerakan lebih sederhana dari tari Bali. Namun, hal tersebut tidak mengurangi pesona tarian ini.
Ada beberapa gerakan yang sangat khas, seperti disebut gerakan buyung mesugi dan goak maling taluh. Pementasan seribu penari baris jangkang saat Nusa Penida Festival, dimaksudkan untuk memperkenalkan salah satu Budaya Nusa Penida kepada masyarakat luas. Panitia ingin menujukan jika Nusa Penida juga memiki warisan Budaya yang harus tetap dilestarikan.
"Tari Jangkang Pelilit dipentaskan saat festival kali ini bukan exploitasi tari sakral itu sendiri melainkan memperkenalkan lebih luas bahwa Nusa Penida memiliki budaya unik, " bebernya.
Seribu penari jangkang yang akan pentas saat Nusa Penida Festival melibatkan masyarakat dan siswa sekolah SMP dan SMA se-Kecamatan Nusa Penida. Latihan dilakukan sejak sebulan sebelumnya, baik di banjar atau sekolah masing-masing.[bbn/sdc/psk]
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7770 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026