Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




BI: Trump Effect Ganggu Ekonomi RI Hingga Januari

Senin, 28 November 2016, 18:00 WITA Follow
Beritabali.com

Trump Effect tehadap nilai tukar dan pasar saham, paling lama sampai Januari 2017. [source: istimewa]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com - Surabaya. Bank Indonesia memperkirakan umur Trump Effect tehadap nilai tukar dan pasar saham, paling lama sampai Januari 2017. Lantaran menunggu kepastian kebijakan fiskal dan kabinet Trump.
 
Dalam sebuah seminar di Surabaya, Jawa Timur, Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara menuturkan hal itu. 
 
"Pasar menunggu pidato Donald Trump seperti apa, kabinet Trump seperti apa. Belum tentu yang diumumkan saat kampanye akan diwujudkan," ujar Mirza.
 
Mirza menyebut, laju pertumbuhan ekonomi domestik bakal normal pada 2017. Sejalan dengan proyeksi BI di laju pertumbuhan 5%-5,4% pada 2017. Untuk 2016, BI memperkirakan ekonomi tumbuh moderat di 5%.
 
Pertumbuhan ekonomi yang menurut Mirza 'normal' itu, akan turut pula mendongkrak penyaluran kredit perbankan, sebagai sumber utama pembiayaan ekonomi.
 
Bank Sentral melihat kredit bank akan tumbuh 10%-12% pada 2017, seiring dengan perbaikan kredit bermasalah, setelah pada 2016 kredit bermasalah perbankan masih stagnan di atas 3%. 
 
"NPL (Non-Performing Loan/kredit bermasalah) akan segera peak dan tahun depan membaik sehingga ekspansi perusahaan bisa berlanjut," katanya.
 
Sementara itu, "Trump Effect" sendiri mengemuka di pasar keuangan setelah perhitungan suara pemilihan umum Presiden AS yang dinilai akan dimenangkan kandidat Donald Trump.
 
Trump dikenal sebagai penganut kebijakan perdagangan yang proteksionis dan konservatif. Dalam mengelola fiskal, Trump pun menjanjikan ekspansi belanja dan kebijakan yang longgar dalam mengelola defisit anggaran sehingga memicu dugaan pemerintah AS akan mengandalkan penerbitan obligasi. [idc/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami