Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ini Dia Biang kerok Banjir di Jalur Denpasar-Gilimanuk

Sabtu, 17 Desember 2016, 14:00 WITA Follow
Beritabali.com

DPRD Tabanan adakan sidak proyek Tabanan Square. [source: ist]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Beritabali.com, Tabanan. Banjir terus menjadi langganan di jalur Denpasar-Gilimanuk. Masyarakat sekitar kawasan tersebut pun tak henti mengeluh. Menindaklanjuti hal ini, baru pada Jumat (16/12), DPRD Tabanan turun ke lapangan dengan melakukan sidak proyek Tabanan Square. 
 
Sidak tersebut dipimpin wakil ketua DPRD Tabanan Ni Nengah Sri Labantari didampingi  Ketua Komisi I DPRD Tabanan I Putu Eka Putra Nurcahyadi, Ketua Komisi III DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa beserta anggota sejumlah anggota DPRD Tabanan.
 
BACA JUGA: 
Ketua Komisi III DPRD Tabanan I Nyoman Arnawa menuturkan bahwa setelah turun ke lokasi Ia melihat bahwa banjir tersebut disebabkan oleh gorong-gorong disekitar lokasi awalnya hendak diperbesar ukurannya oleh pihak investor namun ternyata malah menjadi "biang kerok" banjir. Tidak tuntasnya proyek ini kemudian yang disebut menjadi penyebab. 
 
Adapun pihak investor yang melakukan proyek tersebut merupakan investor yang hendak membangun proyek Tabanan Town Square di wilayah tersebut. 
 
Belum lagi tembok disebelah timur lahan yang akan dijadikan proyek tersebut yang dirobohkan oleh investor dengan dalih untuk menjadi akses jalan keluar-masuk proyek. 
 
“Padahal menurut warga, tembok itu dibangun oleh warga agar air yang menggenang di lahan proyek tersebut tidak mudah meluap ketika hujan dan tidak diijinkan untuk menjadi akses keluar-masuk proyek,” paparnya.
 
Atas hal tersebut pihaknya pun meminta data untuk selanjutnya akan dikaji oleh DPRD Tabanan dan selanjutnya akan kembali memanggil pihak banjar, desa, serta investor ke DPRD Tabanan untuk memediasi permasalahan tersebut sehingga ditemukan solusi yang tepat. 
 
Ia pun menegaskan kepada pihak investor untuk selalu berkoordinasi dengan Dinas PU. 
 
“Permasalahan ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut sehingga kita akan mediasi untuk menemukan solusinya,”  tegas Ketua Fraksi PDIP tersebut.
 
Sementara itu Kelian Banjar Suka Duka Taman Sekar, I Nyoman Sukarta menjelaskan bahwa ketika hujan mengguyur maka wilayahnya akan diterjang banjir bahkan hingga berdampak ke Jalan Denpasar-Gilimanuk yang merupakan jalan provinsi dengan arus lalu lintas yang padat. 
 
"Dan saat banjir lalu lintas jadi padat merayap dan menyebabkan kemacetan panjang," ungkapnya. 
 
BACA JUGA: 
Pihaknya berharap anggota DPRD Tabanan bisa mencarikan solusinya agar di lokasi tidak terjadi banjir lagi ketika hujan deras mengguyur Tabanan. [nod/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami