Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Upacara Kurang, Diduga Jadi Penyebab Pura Luluh Lantak
Minggu, 25 Desember 2016,
18:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Pura Teratai Bang yang terletak di Banjar Bukit Catu, Desa Candi Kuning, Bedugul Baturiti Tabanan luluh lantak diterjang banjir bandang dan longsor beberapa hari lalu. Disamping kerusakan berbagai bangunan suci, areal pura juga tertimbun lumpur setinggi lutut orang dewasa. Bencana yang menghancurkan Pura Teratai Bang itu diduga lantaran faktor skala niskala.
Secara skala diduga ada yang salah ngayah, dan secara niskala diduga lantaran ada upacara yang kurang. Untuk memastikan pihak pengempon pura akan menanyakan ke orang pintas dengan nunas bawos setelah pura itu selesai dibersihkan.
BACA JUGA:
Dari pantauan, Sabtu, (24/12) kondisi pura teratai bang memang sangat memprihatinkan. Disana sini terdapat tumpukan material longsor berupa lumpur bebatuan dan batangan kayu. Belum lagi beberapa bangunan suci mengalami kerusakan yang parah. Pemangku Pura Teratai Bang Jero Mangku I Nyoman Sudi, 85 asal Banjar Bukit Catu Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti menuturkan sebelum kejadian pihaknya tidak ada firasat apa-apa. Sehingga sulit diduga penyebab hancurnya pura tersebut.
Untuk itu pihaknya berencana nunas bawos (red: menanyakan kepada orang pintar).
"Penyebab pastinya saya tidak tahu, kemungkinan ada upacara yang kurang, nanti setelah selesai dibersihkan kita akan nunas bawos,” ucapnya.
Hal serupa diungkapkan warga setempat I Made Dane, 30 Banjar Bukit Catu Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti. Melihat kerusakan yang begitu parah pihaknya menduga adanya upacara yang kurang.
"Kira-kira menurut saya ini longsor pertama dari atas, keberatan gunungnya tidak kuat menampung air, makanya menyebabkan seperti ini, dan kemungkinan upacara selama ini ada yang kurang," ucap Dane.
BACA JUGA:
Dipihak lain Kelian Adat Banjar Bukit Catu Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti I Wayan Gunatra, 40 menerangkan untuk mengetahui penyebabnya sesuai dengan keyakinan Hindu akan dilakukan nunas bawos.
"Apakah mungkin manusianya ada yang salah ngayah secara Sekala, atau ada upacara yang kurang secara Niskala, nanti pada saat nunas bawos akan diketahui penyebabnya," beber Gunatra. [bbn/sd/wrt]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026