Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 2 November 2026
Tiga KK Miskin Terima Bedah Rumah
Jumat, 30 Desember 2016,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Badung. Pemprov Bali kembali adakan program bedah rumah. Seperti pada Rabu (28/12) PT Bank BPD Bali memberikan tiga unit bantuan bedah rumah sekaligus yang merupakan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada tiga warga kurang mampu di Desa Punggul, Abiansemal, Badung. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Wagub Ketut Sudikerta di tempat tinggal salah satu penerima bantuan, I Made Mudita.
"Saya yakin jika masyarakat dan pemerintah bekerja bersama-sama maka tidak akan ada lagi warga miskin di Bali. Bantuan yang disalurkan tidak harus berupa uang, bisa berupa tenaga, pemikiran, maupun barang, setidaknya bisa meringankan beban yang mereka tanggung, ” ujar Sudikerta.
BACA JUGA:
Lebih jauh, Sudikerta berharap bantuan tersebut bisa membuat penerima bisa hidup lebih nyaman dengan menempati rumah yang lebih pantas dan permanen, sesuai dengan standar hunian paling sederhana yakni memiliki tempat mandi cuci kakus (MCK) maupun dapur yang terpisah dengan kamar tidur.
Tak hanya itu, dengan mendapatkan bantuan bedah rumah, para penerima menurut Sudikerta akan bisa meningkatkan taraf hidupnya dengan fokus mencari penghasilan untuk menghidupi keluarganya, yang tidak lagi harus memikirkan biaya untuk membangun.
Ditambahkan Kepala Dinas Sosial Provinsi Bali, Nyoman Wenten, bahwa selama pelaksanaan program bedah hampir seluruh RTS yamg masuk dalam pendataan Pemprov Bali yang jumlahnya sekitar 20 ribu RTS, yang belum memiliki rumah layak huni, sudah tertangani. Selain dari pemerintah juga sudah ditambah dengan bantuan CSR yang jumlahnya mencapai dua ribu unit.
Namun sedikit berbeda dengan data hasil rilis Badan Pusat Statistik (BPS) yang menyatakan masih ada sekitar 1600 RTS yang belum tertangani, sehingga menurutnya perlu kembali diadakan pendataan ulang untuk mendapatkan data pasti ahar bisa ditindaklanjuti pada realisasi tahun 2017.
“Data tersebut kan belum diverifikasi, jika sudah diverifikasi saya yakin jauh berbeda jumlahnya. Seperti verifikasi yang kami laksanakan beberapa waktu lalu, kami mengambil sampel salah satu desa di Karangasem yang dinyatakan terdapat 24 RTS yang belum memiliki rumah layak huni, setelah diverifikasi ternyata hanya tersisa lima RTS, yang 19 RTS sudah mendapatkan bantuan,” jelas Wenten.
Selain itu, sasaran Pemprov Bali di tahun 2017 tidak hanya RTS, namun juga warga yang mengidap gangguan mental yang rencananya juga akan mendapatkan bantuan rumah yang lebih layak, yang bangunannya langsung dilengkapi kamar mandi, dan diberi pengamanan berupa terali.
"Kami juga rencananya akan menggelontorkan bantuan kepada warga dengan gangguan jiwa, kami ingin memanusiakan mereka, yang biasanya dipasung, buang kotoran jadi satu dengan tempat tinggalnya, akan kami buatkan tempat tinggal yang lebih layak, ada kamar mandinya, dan ruangannya berpengaman terali,” ujar Wenten.
BACA JUGA:
Sementara itu penerima bantuan bedah rumah Made Mudita hidup dengan memprihatinkan. Ia harus menghidupi istrinya Kadek Murni beserta dua buah hatinya yang masih balita dengan menjadi buruh swasta dengan penghasilan sekitar 40 ribu/hari.
Ia harus tinggal bersama keluarga kecilnya dalam gubuk berdinding gedek berlantai tanah. Penerima bantuan lainnya yakni keluarga Nyoman Sujana yang sehari-hari bekerja sebagai pande, serta keluarga Wayan Buda yang bekerja serabutan. Keduanya merupakan warga Br. Teguan, Ds. Punggul. Mereka masuk dalam data RTS diantara sekitar 150 RTS lainnya di desa tersebut. [rls/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Buleleng
Berita Terpopuler
01
02
03
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 307 Kali
04
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 186 Kali
05
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 101 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026