Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Bos Facebook Kecewa dengan Kebijakan Baru Trump
Senin, 30 Januari 2017,
09:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sejumlah petinggi perusahaan teknologi mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap kebijakan imigrasi Presiden AS Donald Trump, tak terkecuali pendiri dan CEO Facebook, Mark Zuckerberg.
"Kakek buyut saya datang dari Jerman, Austria dan Polandia. Orang tua Priscilla (istri Zuckerberg) adalah pengungsi dari China dan Vietnam. Amerika Serikat adalah negara imigran, dan kita harus bangga dengan itu," ujar Zuckerberg membuka posting_bkannya di Facebook.
Pria 32 tahun ini pun mengaku khawatir tentang dampak dari kebijakan yang diterapkan Presiden Trump.
"Kita perlu menjaga negara ini aman, tapi kita harus melakukannya dengan berfokus pada orang-orang yang benar-benar menimbulkan ancaman," kata Zuckerberg.
Menurutnya, memperluas fokus penegakan hukum di luar orang-orang yang merupakan ancaman nyata akan membuat semua orang Amerika kurang aman. Sementara itu, jutaan orang tanpa dokumen yang tidak menimbulkan ancaman akan hidup dalam ketakutan deportasi.
"Kita juga harus menjaga pintu kita terbuka untuk pengungsi dan orang-orang yang membutuhkan bantuan. Itulah kita. Jika kita menutup pengungsi beberapa dekade yang lalu, keluarga Priscilla tidak akan berada di sini hari ini," ujar dia.
Meski demikian, Zuckerberg mengaku senang saat mendengar Presiden Trump mengatakan bahwa dia akan 'melakukan sesuatu' untuk para dreamers, yakni sebutan bagi imigran yang dibawa ke AS pada usia muda oleh orang tua mereka.
Saat ini, menurut dia, ada sekitar 750.000 dreamers memanfaatkan program Deferred Action for Childhood Arrivals (DACA) yang memungkinkan mereka hidup dan bekerja secara legal di AS.
"Saya berharap Presiden Trump dan timnya tetap memprioritaskan perlindungan ini, dan beberapa pekan ke depan saya bersama tim di FWD.us akan mencari cara untuk membantu," kata Zuckerberg.
Zuckerberg sendiri mengaku bahwa isu tersebut bersifat pribadi, bahkan di luar latar belakang keluarganya.
Berita Premium
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5935 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4650 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2619 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2276 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2219 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026