Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




20 Ribu Pengungsi Myanmar Masuki China

Sabtu, 11 Maret 2017, 08:00 WITA Follow
Beritabali.com

Geng Shuang, juru bicara Kementerian Luar Negeri China. [ist]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Beritabali.com, Beijing. Sekiranya lebih dari 20 ribu pengungsi Myanmar menyeberang ke China. Hal itu terjadi setelah pertempuran meletus antara militer Myanmar dan kelompok pemberontak beberapa hari lalu.
 
Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Geng Shuang mengatakan dalam konferensi pers pada Kamis (9/3) bahwa warga Myanmar ditawari bantuan kemanusiaan 'untuk sementara menghindari perang'.
 
[pilihan-redaksi]
Pertempuran terjadi di Negara Bagian Shan, yang sudah beberapa kali dilanda pertempuran sengit antara militer Myanmar dan milisi etnis minoritas sejak November tahun lalu, yang merusak upaya perdamaian oleh pemerintah.
 
Pertempuran kali ini menimbulkan kekhawatiran mengenai terulangnya peristiwa pada 2015 ketika pengungsi berbondong-bondong menyeberangi perbatasan ke China sehingga menimbulkan ketegangan dengan Beijing.
 
China menyerukan gencatan senjata dan agar pihak-pihak yang terlibat konflik untuk menahan diri guna "mencegah eskalasi lebih jauh dan mengambil langkah-langkah praktis dan efektif untuk mengembalikan perdamaian dan stabilitas di daerah perbatasan," ujar Geng kepada awak media seperti dilansir AFP.
 
Ia mengatakan peluru dan senjata artileri memasuki wilayah China sehingga melukai seorang warga China dan merusak sejumlah properti.
 
Sedikitnya 36 orang tewas akibat serangan menjelang fajar, Senin, oleh Tentara Aliansi Demokrasi Suku Bangsa Myanmar (MNDAA) terhadap pos polisi dan militer di Laukkai, ibu kota daerah Kokang.
 
Banyak kelompok pemberontak di daerah perbatasan memiliki ikatan kebudayaan yang erat dengan China. Mereka menuturkan dialek dari bahasa-bahasa di China dan menggunakan mata uang Yuan. [bbn/idc/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami