Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Wanita Mati Setengah Bugil Itu Pernah Bekerja di Kafe dan Terkenal Ramah

Misteri Wanita Mati Setengah Bugil di Kamar Kos

Rabu, 22 Maret 2017, 09:00 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Kasus kematian Yuniati (24) yang diduga dibunuh oleh suami sirinya Ida Bagus Made Suantara alias Ajik Black, belum ada titik terang.

Polisi masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi-saksi. Olah TKP hingga mencari alat bukti untuk menguatkan hasil penyelidikan pun masih dilakukan.

[pilihan-redaksi]
Kabar teranyar, korban disebut-sebut pernah bekerja di kafe di Denpasar, sebelum bertemu dengan suami sirinya, Ajik Black, bandar bola adil di pasar Wates Sesetan Denpasar.  

Dalam pengamatan Beritabali.com di rumah kos Yuniati di Jalan Kutat Lestari nomor 2G, Sanur, Denpasar, Selasa (21/3) sore kemarin, kondisinya sepi dan lengang. Tidak ada aktivitas sama sekali. Tampak gerbang rumah kos tertutup rapat dan hanya penghuni kos saja yang bisa masuk ke dalam.

Kematian wanita asal Desa Tirtoyudo, Malang, Jawa Timur itu, memang mencuri perhatian aparat kepolisian. Pasalnya, wanita yang sebelumnya sempat bekerja di kafe di Denpasar itu ditemukan tewas dengan sehelai handuk di kamar kosnya pada Sabtu (18/3) petang lalu.  

Versi kepolisian, di tubuh korban ditemukan luka lebam diduga bekas penganiayaan. Dugaan pelakunya pun mengarah ke suami sirinya, Ajik Black. Salah seorang tetangga kos korban yang enggan disebut namanya itu mengaku Yuniati sudah delapan bulan tinggal di rumah kos bernomor 3 tersebut.

Disebutkan pula, korban tidak tinggal sendirian dan selalu ditemani suami sirinya Ajik Black.

“Suami sirinya selalu menemani di kos. Tapi selama disini, dia jarang keluar rumah,” bisik tetangga kos korban, Selasa (21/3) kemarin.

Dikatakan, apabila korban keluar hanya membeli keperluan memasak atau keperluan lainnya.

“Dia jarang keluar sampai malam, hanya disekitar kos saja,” ujarnya.

Tak hanya itu, para tetangga kos juga menilai korban adalah wanita yang baik dan ramah. Meski demikian, Yuniati terbilang orang yang tertutup masalah pribadi.

“Pribadinya memang tertutup. Tapi kalau ramah, ya ramah,” ujar tetangga.

Sumber tetangga tersebut juga mengatakan, status hubungan korban dengan Ajik Black sudah terikat tali pernikahan secara siri. Sementara, Ajik Black yang tidak punya pekerjaan tetap dan diketahui Bandar bola adil di pasar wates Sesetan Denpasar itu sudah punya istri tua.

“Setahu saya, suaminya sudah punya istri. Mereka sudah menikah dan disetujui keluarganya. Suaminya itu bandar bola adil di sesetan,” ungkap sumber.

Keterangan terpisah, Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Aris Purwanto membenarkan adanya dugaan kematian Yuniati yang tidak wajar. Yuniati diduga menjadi korban pembunuhan.

“Ya, kami menduga korban dibunuh. Kami masih memeriksa 14 saksi dan olah TKP,” ungkap Kompol Aris, saat ditemui di kantornya, Selasa (21/3) kemarin.

Diterangkannya, saat olah TKP di rumah kos korban, pihaknya menemukan sebilah pisau dan 10 kapas berisi bercak darah, sehingga dugaan mengarah ke korban pembunuhan. Selain ditemukan luka lebam di tubuh korban, penyebab kematian diduga akibat henti nafas.

Penyebab kematian tersebut diketahui berdasarkan hasil autopsi yang diterima pihak kepolisian dari tim medis RSUP Sanglah. Pun, diduga kuat kematian korban terjadi akibat adanya penekanan dibagian dada korban, sehingga menyebabkan henti nafas.

“Hasil autopsi sudah ada. Tapi belum keluar secara resminya. Hasilnya menyatakan adanya penekanan di bagian dada korban ditekan hingga korban kehabisan napas,” urainya.

[pilihan-redaksi2]
Sementara luka lebam pada tubuh korban akibat benda tumpul yang bersarang pada dadanya.

“Ada luka lebam akibat benda tumpul,” katanya.

Kompol Aris juga mengaku sedikit kesulitan dalam menangani kasus tersebut, terkesan sudah dibersihkan.

“Setelah ditemukan tewas, jenazah korban sempat dibawa ke dokter sebelum dilarikan ke Instalasi Forensik RSUP Sanglah, bebernya. [spy/wrt]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami