Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 6 Oktober 2026
Hari Raya Nyepi, Kapolda Bali Keluarkan Maklumat
Rabu, 22 Maret 2017,
20:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Menjelang Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1939 yang jatuh tanggal 28 Maret mendatang, Kapolda Bali Irjen Petrus R. Golose mengeluarkan maklumat kepada masyarakat Bali untuk menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayahnya masing-masing.
Demikian disampaikan Kapolda Bali dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wakapolda Bali Brigjen I Gede Alit Widana saat apel gelar pasukan pengamanan Nyepi di Lapangan Puputan Margarana Renon, Rabu (22/3).
Kapolda mengeluarkan maklumat berisi imbauan untuk mengendalikan diri terutama saat Pengerupukan yang diwarnai pengarakan ogoh-ogoh agar tidak terjadi bentrokan antar warga maupun antar umat beragama.
Imbauan lainnya, agar masyarakat tidak mengkomsumsi minuman keras.
“Saya juga mengimbau masyarakat tidak menyalakan mercon atau bahan peledak demi terwujudnya pelaksanaan hari raya Nyepi shanti dan Jagadhita,” jelasnya.
Irjen Petrus mengajak umat Hindu melaksanakan catur brata penyepian atau empat pantangan yang dilaksanakan saat Nyepi, yaitu amati karya (tidak bekerja), amati geni (tidak menyalakan api), amati lelungan (tidak bepergian) dan amati lelanguan (tidak bersenang-senang).
“Mari bersama-sama menjaga kerukunan, keharmonisan dan mulat sarira,”ujarnya.
Seusai membacakan sambutan, Brigjen Alit Widana kepada wartawan mengatakan, kepolisian bersama instansi terkait melakukan pengamanan dan difokuskan saat pawai ogoh-ogoh.
“Ada beberapa hal yang menjadi atensi, yaitu kemacetan saat pengarakan ogoh-ogoh, kemudian mengantisipasi munculnya ketersinggungan antar pengusung ogoh-ogoh yang bisa memicu kesalahpahaman hingga berujung bentrok. Selain itu, kami juga mengantisipasi adanya copet maupun pencurian,” tegas mantan Kapolresta Denpasar ini.
Sementara Wakil Gubernur Bali I Ketut Sudikerta yang hadir dalam apel pengamanan tersebut juga menekankan terkait pengarakan ogoh-ogoh. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak menenggak minuman keras karena dikhawatirkan bisa menimbulkan gejolak, baik di lingkungan maupun dalam lingkup lebih luas.
“Jangan kita menggelar upacara untuk buta kala justru kita membuat buta kala dalam diri sendiri. Mari bersama-sama memaknai perayaan Nyepi dengan penuh kedamaian dan kesucian. Semua lapisan masyarakat harus berperan dimulai dari hati nurani sehingga perayaan Nyepi bisa terlaksana dengan baik,”ujarnya.[bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1399 Kali
02
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1211 Kali
03
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 634 Kali
04
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 551 Kali
05
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 520 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026