Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 31 Juli 2026
8 Tenaga Kesehatan Wakili Tabanan dalam Penilaian Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi Bali 2017
Senin, 8 Mei 2017,
17:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Sebanyak delapan tenaga kesehatan pada tahun ini dipercaya mewakili Kabupaten Tabanan dalam Penilaian Tenaga Kesehatan Teladan Provinsi Bali 2017. Mereka merupakan tenaga kesehatan yang sehari-harinya bertugas di enam Puskesmas yang tersebar di Kecamatan Selemadeg Barat, Selemadeg, Selemadeg Timur, Tabanan, dan Baturiti.
Adapun kedelapan tenaga kesehatan itu antara lain Tenaga Dokter Umum dari Puskesmas Tabanan II, dr I Wayan Panca; Tenaga Dokter Gigi dari Puskesmas Selemadeg Barat, drg I Ketut Martawan, SKG; Tenaga Bidan dari Puskesmas Selemadeg, Ni Made Warmiati, A.Md.Keb; Tenaga Keperawatan dari Puskesmas Baturiti II, Ns. I Wayan Suadnyana, S.Kep.
[pilihan-redaksi]
Kemudian, Tenaga Kesehatan Keliling dari Puskesmas Selemadeg Timur I, Ni Made Mustini, SKM; Tenaga Analis dari Puskesmas Tabanan III, Yayuk Sumariyani, A.Md. AK; Tenaga Farmasi dari Puskesmas Selemadeg, Ni Nyoman Budi Darmakerti,S.Si.Apt; serta Tenaga Gizi dari Puskesmas Tabanan II, Jiwastri B.M. SKM.
Pada Senin (8/5), kedelapan tenaga kesehatan tersebut mendapatkan penilaian langsung dari Tim Penilai Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Dalam penilaian tersebut, tim melakukan penilaian terhadap inovasi yang dibuat oleh masing-masing tenaga kesehatan teladan tersebut.
Kedatangan tim penilai yang dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Bali dr Ni Made Laksmiwati diterima langsung oleh Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya dan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tabanan dr Nyoman Suratmika di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Tabanan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Sanjaya sempat menekankan perihal paradigma sehat. Sebuah paradigma yang mengedepankan usaha promotif dan preventif dengan tidak mengabaikan usaha kuratif dan rehabilitatif.
“Artinya marilah kita ajak masyarakat untuk merubah pola pikir bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati,” ujarnya.
Sementara itu, dr Ni Made Laksmiwati menjelaskan bahwa penilaian tim tenaga kesehatan teladan di tingkat Puskesmas diharapkan dapat menjadi satu motivasi untuk meningkatkan minat tenaga kesehatan bekerja di Puskesmas. Sehingga, dapat menjadi pendorong terciptanya tenaga kesehatan yang berkualitas, beretika, dan profesional.
“Serta, memiliki semangat pengabdian yang tinggi, berbudi luhur, serta dapat memegang teguh etika profesi,” jelasnya.
Dia menguraikan secara singkat, penilaian meliputi bidang tenaga dokter, dokter gigi, bidan, perawat, gizi, kesehatan masyarakat, kesehatan keliling, analis, dan farmasi. Proses penilaian sejatinya sudah berlangsung sejak 18 April 2017 lalu dan diawali dengan tes tulis, wawancara, dan pada penilaian lapangan yang untuk Kabupaten Tabanan dilakukan pada Senin kemarin. [rls/wrt]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3925 Kali
03
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3126 Kali
04
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2116 Kali
05
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2063 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026