Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kondisi Pura Linjong Kritis, Alami Longsor Sedalam 25 Meter

Kamis, 22 Juni 2017, 16:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Beritabali.com, Karangasem. Masyarakat Pengempon Pura Linjong Desa Adat Muncan, Selat, Karangasem harapkan bantuan terkait bencana alam longsor yang menyebabkan tembok sisi barat Pura Linjong sepanjang 10 meter longsor sedalam 25 meter. 
 
“Kami sangat berharap dari pemerintah membantu untuk perbaikan Pura yang saat ini jebol, jika hanya melalui peturunan (iuran) kami rasa tidak akan cukup karena mayoritas warga hanya sebagai petani,” ujar salah satu warga pengempon Pura Linjong I Nyoman Sudana, kamis (22/6).
 
[pilihan-redaksi]
Pura yang terletak di sebuah bukit disisi timur Banjar Dinas Gede, Muncan, Karangasem merupakan Pura Dang Khayangan yang disungsung oleh 526 kepala keluarga Desa Muncan. Namun saat ini pura tersebut dalam kondisi yang cukup menghawatirkan lantaran lokasi pura berada diatas bukit yang kondisi tanahnya cukup labil. 
 
Selain longsor yang menyebabkan tembok Pura amblas sepanjang 10 meter. Kondisi candi di medal paling luar Pura Linjong juga sudah mulai miring yang dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan. 
 
Pengelingsir Pura Linjong I Made Sudana selaku Kelian mengatakan, kejadian longsor tersebut sudah terjadi sekitar satu minggu lebih. Namun hingga kini belum ada kepastian mengenai perbaikan pura kedepannya. 
 
Selain itu diungkapkan Made Sudana, tertulis dalam lontar jika Pura Linjong mengalami suatu kerusakan maka odalan besar Di Desa muncan yaitu Usabe Gede yang dilaksanakan setiap setahun sekali pada saat Purnama ke-6 akan diundur. Jika hal tersebut sampai terjadi maka akan berdampak tidak baik terhadap lingkungan Desa Muncan bahkan terhadap lingkungan di sekitar Muncan.
 
“Dahulu sekitar tahun 1968 pernah Usabe Gede tidak dilaksanakan selama tiga tahun karena saat itu salah satu pelinggih di Pura Linjong kebakaran. Hal tersebut menyebabkan terjadinya kekeringan di seluruh Desa Mucan bahkan hingga daerah sekitarnya,” kata Kelian I Made Sudana.
 
Di sisi lain, sejarah dari Pura Linjong tersebut masih erat kaitannya dengan kerajaan di Karangasem pada jaman dahulu. Menurut kepercayaan, Pura Linjong tersebut dibangun sebelum terbentuknya Kerajaan Karangasem oleh seorang raja yang bernama I Gusti Ngurah Sidemen. Konon dahulu pusat kerajaannya berada di Selat.
 
“Saya selaku pengelingsir juga berharap agar mendapat bantuan dari pemerintah untuk perbaikan Pura yang saat ini terkena bencana alam longsor,” tambahnya. [igs/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami