Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Twitter Siapkan "Tools" untuk Tandai Berita Hoax

Jumat, 7 Juli 2017, 19:00 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Beritabali.com, San Fancisco. Sebuah inisiatif baru untuk meredam kabar hoax akhirnya dibuat oleh Twitter.
 
Serangkaian pengujian tools yang memungkinkan pengguna Twitter dapat melaporkan tweet yang berisi berita-berita palsu (hoax) dan bentuk laporan bahwa informasi yang diposting_bk itu adalah palsu atau menyesatkan.
 
[pilihan-redaksi]
Namun, seperti dilaporkan di Washington Post bahwa pihak Twitter hingga saat ini belum memiliki kerangka jadwal peluncuran dari fitur tersebut.
 
The Next Web mewartakan bahwa sebenarnya fitur ini sangat dibutuhkan oleh Twitter. Bisa dianggap sebagai fitur yang penting karena jumlah bots di Twitter yang menyebarkan berita palsu sangat massif, beredar dengan luas dan penyebarannya sangat cepat.
 
Seperti misalnya Presiden AS, Donald Trump memiliki sekitar 13,5 juta follower palsu. Penting untuk disadari bahwa bots ini dapat menyebabkan kesalahan informasi yang menyebar kabar hoax yang menyebar seperti api, merembet ke berbagai sosial media, sehingga melengcengkan nilai-nilai kebenaran yang sesungguhnya.
 
Dengan jumlah bots yang sangat massif, mereka bisa memposting_bk di Twitter berbagai berita hoax, lalu menyebar tak hanya di satu jejaring sosial, melainkan muncul di Facebook, serta layanan pesan seperti WhatsApp, di mana bisa lebih sulit melacak konten palsu ke sumbernya dan menghentikannya untuk menyebar lebih luas. Mengerikan, bukan?
 
Mengatasi masalah di Twitter ini karenanya akan sangat menguntungkan platform lain. Dengan mencoba menghapus informasi hoax sebelum menyebar lebih jauh.
 
Namun, Twiiter mengingatkan bahwa ada titik lemah di fitur ini, yakni bisa saja orang-orang yang menyalahgunakan tombol laporan (report) untuk mencoba memblokir sumber berita yang justru akurat dan sah, dan juga dituduh melakukan politik kotor dan pencemaran nama baik. [bbn/idc/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami