Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 3 November 2026
PKB ke-39 "Ulun Danu " Ditutup Dengan Penancapan Kayonan
Minggu, 9 Juli 2017,
08:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Setelah berlangsung selama sebulan penuh, Pesta Kesenian Bali (PKB) ke-39 berakhir pada Sabtu (8/7). Penutupan PKB yang mengusung tema "Ulun Danu" ini ditandai dengan penancapan kayonan oleh Gubernur Bali yang diwakili Wagub Ketut Sudikerta pada sebuah prosesi yang berlangsung di Panggung Terbuka Ardha Candra, Taman Budaya Denpasar.
Gubernur dalam sambutan yang dibacakan Wagub Ketut Sudikerta menyampaikan bahwa pelaksanaan PKB tahun ini telah berjalan sesuai rencana. Pastika menilai, PKB ke-39 telah mampu menjadi wahana komunikasi antar seniman serta memperkuat landasan dan mempertahankan eksistensi budaya Bali dari penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai satwan, siwam, sundaram.
Pada bagian lain, Pastika juga menyampaikan bahwa ajang ini tak semata representasi hasil kesenian. Lebih dari itu, PKB telah menjadi ruang apresiasi terhadap ragam kekayaan kebudayaan daerah yang adiluhung.
Meski telah terlaksana lebih optimal, evaluasi terhadap seluruh unsur penyelenggaraan harus tetap dilakukan sebagai pedoman untuk pelaksanaan ajang serupa di tahun mendatang.
Masih dalam sambutannya, Pastika juga mengingatkan derasnya arus modernisasi yang mengancam eksistensi sejumlah kesenian tradisional.
Kata Pastika, tak sedikit kesenian tradisional yang terancam punah karena sudah jarang dipentaskan.
"Oleh karena itu, upaya rekonstruksi menjadi agenda penting guna menghidupkan dan merevitalisasi kesenian yang terancam punah tersebut," ucapnya.
Sejalan dengan upaya tersebut, Pastika mengajak seluruh komponan untuk menjadikan PKB sebagai momen penting dalam upaya pembinaan, penggalian, pengembangan dan pelestarian seni dan budaya Bali.
Melalui ajang ini para seniman dan budayawan diharapkan semakin termotivasi untuk berkreasi sehingga mampu menghasilkan karya yang berkualitas.
Pada kesempatan itu diserahkan pula hadiah bagi Juara I berbagai lomba yang digelar serangkaian pelaksanaan PKB ke-39.
Sebelum prosesi penutupan, Wagub Sudikerta didampingi Ny.Dayu Sudikerta sempat berkeliling menyapa pengunjung dan meninjau stand pameran. Berbincang dengan pelaku UMKM, Wagub Sudikerta menyampaikan terima kasih atas keikutsertaan mereka di ajang PKB. Dia pun cukup puas menerima
penjelasan dari para pedagang yang mengatakan bahwa pendapatan mereka lebih besar dari tahun sebelumnya.
"Kita bersyukur, ajang PKB ini memberi manfaat positif bagi pelaku UMKM. Masyarakat juga sangat antusias menyaksikan berbagai kesenian yang ditampilkan," ujarnya.
Hal senada diungkapkan Kadis Kebudayaan Provinsi Bali I Dewa Putu Beratha. Menurutnya, sejak dibuka pada 10 Juni lalu, perhelatan ini mendapat sambutan meriah dari masyarakat.
"Hal ini menandakan bahwa PKB masih mendapat tempat di hati masyarakat," tandasnya seraya melaporkan bahwa seluruh materi yang ditampilkan telah berjalan dengan baik dan lebih optimal. Melalui kesempatan itu, Kadisbud menyampaikan terima kasih kepada seluruh komponen yang telah menyukseskan pelaksanaan PKB ke-39. Prosesi penutupan PKB ke-39 dimeriahkan pementasan sendratasi kolosal 'Tirta Santika Bhuana' yang dimainkan SMKN 3 Sukawati Gianyar.[bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 552 Kali
04
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 411 Kali
05
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 407 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026