Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 3 November 2026
Poskesdes Pulasari Bangli Rusak, Perbaikan Terkendala Status Aset
BERITABALI.COM, BANGLI.
Kondisi Pos Kesehatan Desa (Poskesdes) Pulasari, Kecamatan Tembuku, Kabupaten Bangli, kian memprihatinkan. Tembok penyengker bagian belakang ambrol sepanjang belasan meter akibat cuaca ekstrem, sementara plafon bangunan juga mengalami kerusakan.
Perbaikan menyeluruh belum dapat dilakukan karena terkendala status kepemilikan aset. Padahal, fasilitas kesehatan yang berdiri sejak Februari 2012 itu melayani hampir 3.000 warga dari tiga banjar dinas.
Tembok penyengker Poskesdes Pulasari ambrol pada Senin (2/11/2026), setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras. Kepala Puskesmas Tembuku II, dr. Made Tami Budi Rejeki, mengatakan persoalan administrasi aset masih menjadi hambatan dalam perbaikan bangunan.
Tanah tempat Poskesdes berdiri merupakan milik desa adat, sedangkan bangunannya masih tercatat sebagai aset Pemerintah Kabupaten Bangli. Kondisi tersebut membuat penganggaran perbaikan belum bisa dilakukan secara leluasa.
Pihak Puskesmas bersama pemerintah kecamatan dan desa sebelumnya telah mengupayakan hibah bangunan kepada desa. Namun, prosesnya belum tuntas karena Desa Persiapan Pulasari belum berstatus definitif.
"Kami berharap desa persiapan segera definitif sehingga proses hibah bisa dituntaskan. Dengan begitu, perbaikan Poskesdes dapat dilakukan melalui anggaran desa," harap dr. Tami.
Poskesdes Pulasari melayani warga Banjar Dinas Penarukan, Pulasari Kawan, dan Pulasari Kangin, dengan sasaran pelayanan mendekati 3.000 jiwa. Rata-rata kunjungan pasien mencapai lima orang per hari.
Pejabat Perbekel Persiapan Pulasari, I Wayan Sutrisna, membenarkan bahwa proses hibah bangunan telah diusulkan sejak sekitar dua tahun lalu. Namun, hingga kini proses tersebut masih berjalan di tingkat kabupaten.
Sambil menunggu kepastian hibah, pemerintah desa telah berkoordinasi dengan desa adat dan tokoh masyarakat untuk mengupayakan perbaikan ringan, terutama pada bagian atap yang bocor.
"Kami sudah berusaha berkoordinasi dengan desa induk dan desa persiapan terkait tindak lanjut hibah bangunan agar nantinya bisa dilakukan perbaikan maupun pembangunan Poskesdes," ujarnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 540 Kali
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 396 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 395 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan