Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
38 Ribu Anjing di Karangasem Mendapat Vaksin Rabies
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Ribuan ekor anjing mendapatkan vaksin rabies di Kabupaten Karangasem. Dari total papulasi sebanyak 52 ribu ekor anjing, baru hanya 38.111 ekor yang telah mendapat vaksin Rabies. Angka tersebut masih tergolong rendah mengingat sisanya sekitar 14 ribuan ekor masih belum divaksin dan dilepas bebas.
"Ada berbagai kendala dilapangan, seperti di Desa Ban, Kubu. Saat petugas datang untuk nelakukan vaksinasi, anjing langsung keluar dengan jarak yang cukup jauh, bahkan mereka mengong-gong dari atas bukit, begitu dikejar malah semakin jauh kaburnya," ujar Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Drh Made Ari Susanta.
[pilihan-redaksi]
Sebenarnya ada alternatif vaksinasi dengan cara di tulup jika anjing tidak bisa didekati. Namun cara tersebut belum diterapkan di Karangasem karena cara seperti itu kurang maksimal yakni kualitas vaksin yang masuk ke tubuh Anjing tidak maksimal.
Selain itu, juga menjadi kendala yakni ada yang memelihara anjing bahkan lebih dari tiga ekor di lepas liyar, Ini juga menjadi kendala petugas dalam melakukan vaksinasi.
Pihaknya sangat berharap agar ada kepedulian dari warga pemilik Anjing untuk ikut bersama menangkap anjingnya untuk di vaksin paling tidak ikat dulu unjingnya styang belum petugas datang agar bisa divaksin.
Sementara itu, untuk stok vaksin hingga saat ini di Kabupaten Karangasem masih mencukupi. Dari Pemkab Karangasem menyediakan sebanyak 14.150 dosis vaksin dab bantuan dari Provinsi Bali sebanyak 52.807 dosis. Jumlah tersebut sesuai dengan jumlah populasi anjing di Karangasem dimana satu ekor anjing menggunakan satu dosis vaksin dan akan diulangi setiap setahun sekali.
Untuk diketahui, tahun 2016 total ada 40 kasus rabies pada anjing di Karangasem. Namun ditahun 2017 hingga bulan ini baru ditemukan sebanyak 15 kasus Rabhies pada anjing di Karangasem. Dari sekian kasus tersebut, terbanyak ada di kecamatan Kubu.
“Kalau gigitan ada namun sudah tertangani tidak sampai menularkan rabies pada manusia,” ujarnya.
Sempat disinggung tentang eliminasi anjing, hingga saat ini diakui masih tetap dilakukan, namun sedikit. Diakuinya untuk eliminasi Anjing dilakukan sangat selektif terutama di wilayah yang ditemukan adanya Rabies positif pada anjing seperti di Kubu. [igs/wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2274 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan