Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




38 Ribu Anjing di Karangasem Mendapat Vaksin Rabies

Minggu, 27 Agustus 2017, 06:00 WITA Follow
Beritabali.com

ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Beritabali.com, Karangasem. Ribuan ekor anjing mendapatkan vaksin rabies di Kabupaten Karangasem. Dari total papulasi sebanyak 52 ribu ekor anjing, baru hanya 38.111 ekor yang telah mendapat vaksin Rabies. Angka tersebut masih tergolong rendah mengingat sisanya sekitar 14 ribuan ekor masih belum divaksin dan dilepas bebas.

"Ada berbagai kendala dilapangan, seperti di Desa Ban, Kubu. Saat petugas datang untuk nelakukan vaksinasi, anjing langsung keluar dengan jarak yang cukup jauh, bahkan mereka mengong-gong dari atas bukit, begitu dikejar malah semakin jauh kaburnya," ujar Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Drh Made Ari Susanta.

[pilihan-redaksi]

Sebenarnya ada alternatif vaksinasi dengan cara di tulup jika anjing tidak bisa didekati. Namun cara tersebut belum diterapkan di Karangasem karena cara seperti itu kurang maksimal yakni kualitas vaksin yang masuk ke tubuh Anjing tidak maksimal.

Selain itu, juga menjadi kendala yakni ada yang memelihara anjing bahkan lebih dari tiga ekor di lepas liyar, Ini juga menjadi kendala petugas dalam melakukan vaksinasi.

Pihaknya sangat berharap agar ada kepedulian dari warga pemilik Anjing untuk ikut bersama menangkap anjingnya untuk di vaksin paling tidak ikat dulu unjingnya styang belum petugas datang agar bisa divaksin.

Sementara itu, untuk stok vaksin hingga saat ini di Kabupaten Karangasem masih mencukupi. Dari Pemkab Karangasem menyediakan sebanyak 14.150 dosis vaksin dab bantuan dari Provinsi Bali sebanyak 52.807 dosis. Jumlah tersebut sesuai dengan jumlah populasi anjing di Karangasem dimana satu ekor anjing menggunakan satu dosis vaksin dan akan diulangi setiap setahun sekali.

Untuk diketahui, tahun 2016 total ada 40 kasus rabies pada anjing di Karangasem. Namun ditahun 2017 hingga bulan ini baru ditemukan sebanyak 15 kasus Rabhies pada anjing di Karangasem. Dari  sekian kasus tersebut, terbanyak ada di kecamatan Kubu.

“Kalau gigitan ada namun sudah tertangani tidak sampai menularkan rabies pada manusia,” ujarnya.

Sempat disinggung tentang eliminasi anjing, hingga saat ini diakui masih tetap dilakukan, namun sedikit. Diakuinya untuk eliminasi Anjing dilakukan sangat selektif terutama di wilayah yang ditemukan adanya Rabies positif pada anjing seperti di Kubu. [igs/wrt]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami