Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemanjat Tewas Usai Jatuh dari Pohon Kelapa Setinggi 25 Meter

Selasa, 29 Agustus 2017, 19:34 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Beritabali.com, Karangasem. Seorang buruh panjat bernama I Ketut Nurati (60) jatuh dari pohon kelapa setinggi 25 meter dan langsung meninggal ditempat kejadian, Selasa (29/8) sekitar pukul 08.30 wita.
 
“Ia benar, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Kami bersama tim medis dari Puskesmas Menanga segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban,” ujar Kapolsek Rendang Kompol I Nengah Berata.
 
[pilihan-redaksi]
Berdasarkan keterangan dari pelapor, I Ketut Selamet (60) asal Banjar Dinas Menanga Kangin yang juga selaku saksi dalam kejadian tersebut mengatakan, dirinya bersama korban datang ke kebun milik I Komang Suciarta yang berada di Banjar Dinas Menanga Kangin untuk memetik buah kelapa muda yang sudah dibelinya.
 
Sekitar pukul 08.15 wita, korban Nurati langsung mulai memanjat kebetulan saat itu pohon kelapa yang dipanjat cukup tinggi yakni 25 meter. Ketika berada di atas, koban seperti biasa membawa tali plastik berwarna biru sepanjang 30 meter untuk dipergunakan mengikat tangkai buah kelapa muda yang akan dipetiknya. 
 
Namun naas, ketika tangkai buah kelapa di potong, tiba-tiba dirinya juga ikut terjun bersamaan dengan buah kelapa muda tersebut hingga menyebabkan korban meninggal dunia di tempat kejadian.
 
Selanjutnya, korban dibawa pulang oleh Selamet ke rumahnya. Selang beberapa saat anggota Polsek Rendang bersama tim medis dari Puskesmas Rendang untuk melakukan peeriksaan. 
 
Sementara dari hasil pemeriksaan yang dilakukan, korban I Ketut Nurati di temukan pada bagian hidung keluar cairan bening, dari mulut keluar darah, mengalami patah pada bagian leher, empat buah gigi seri pada bagian atas hilang, tulang belakang selangkangan patah dan patah pada tulang iga bagian kanan.
 
Sementara tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban, murni karena kecelakaan. [igs/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami