Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 16 September 2026
Jika Gunung Agung Meletus, Debu Vulkanik Mengarah ke Utara dan Barat
Jumat, 22 September 2017,
19:35 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Tuban. Jika Gunung Agung semakin meningkat aktifitasnya dan akhirnya meletus,maka debu vulkanik (vulkanik ash) dan dampak letusan akan condong mengarah ke utara (wilayah Desa Kubu) atau barat (wilayah Desa Selat). Hal tersebut dipengaruhi kondisi angin berdasarkan musim yang terjadi saat kejadian nanti.
Hal tersebut disampaikan, Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) wilayah III Denpasar, M. Taufik Gunawan, di Tuban, Badung.
"Dari arah angin saat ini, dominan bertiupnya arah dari tenggara ke timur, jadi arah dampaknya bisa ke barat dan utara. Tapi kecenderungan lebih dominan ke utara, sebab anginnya dari tenggara," jelasnya.
Terkait perkembangan aktifitas Gunung Agung saat ini, pihaknya hanya memberikan informasi terkait arah gerakan debu vulkanik dan trejectori pergerakan debu vulkanik. Hal tersebut sangat penting dilakukan terkait keselamatan aktifitas penerbangan di bandara. Pihaknya mengaku sejauh ini juga telah berkoordinasi dengan BPBD Bali terkait aktifitas Gunung Agung.
"Kedepan kita juga akan memasang radar vulkanik ash di setiap bandara yang dekat dengan gunung berapi, kita sudah memasang itu di bandara Lombok. Dengan pemasangan itu maka kita bisa memperediksi vulkanik ash dan awan-awan di sekitar bandara secara lebih detail. Selama ini kita kan lebih banyak menunggu data dari pusat, dengan lidar atau radar ini peran daerah akan lebih maksimal nantinya," ujarnya.
Dia mengatakan, arah dampak letusan Gunung Agung tergantung dari kondisi tiupan angin saat itu. Dimana jika terjadi letusan pada bulan September, maka kecenderungan angin berhembus dari arah tenggara atau selatan. Sehingga arah vulkanik ash akan condong mengarah ke wilayah Kubu, Kubu tambahan dan sekitarnya. Namun jika letusan terjadi pada bulan Nopember atau Desember, maka vulkanik ash akan mengarah ke Selat dan sekitarnya. Sampai saat ini pihaknya mengaku masih mengamati perkembangan aktifitas Gunung Agung.
"Bulan Nopember sampai Desember ini sudah berubah musimnya masuk ke penghujan, maka arah tiupan angin juga akan berubah menjadi ke timur. Tapi itu tergantung aktifitas gunung apinya dan kita nanti akan sampaikan perkembangan selanjutnya," ucapnya.
Gunawan sangat berharap, agar kondisi Gunung Agung saat jangan sampai meningkat lagi aktifitasnya, sebab akan berdampak luas bukan cuma bagi Bali saja. Namun jika hal tersebut benar-benar terjadi sebelum perubahan musim pada bulan Nopember nanti, dampak abu vulkanik terhadap aktifitas di Bandara Ngurah Rai juga masih kecil pengaruhnya. Sebab kecenderungan arah abu vulkanik dan lainnya lebih condong ke Kubu dan Singaraja, itu dipengaruhi oleh kondisi angin saat itu. [bpc/aga]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5460 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3470 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2302 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1100 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026