Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Gunung Agung "Awas", Ribuan Warga "Turun Gunung"

Sabtu, 23 September 2017, 08:36 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/pasek suardika

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Beritabali.com, Karangasem. Status Gunung Agung dinaikkan menjadi "Awas" atau level IV mulai Jumat malam. Pasca meningkatnya status ini, ribuan warga yang tinggal di wilayah dekat Gunung Agung langsung mengungsi.
 
Arus pengungsi warga antara lain terlihat di wilayah Rendang Karangasem, Kota Klungkung, Bangli, hingga ke Kota Gianyar.
 
Arus ribuan pengungsi menyebabkan sejumlah ruas jalan menuju titik pengungsian macet seperti di wilayah Rendang Karangasem, Ulakan, dan ruas jalan di Klungkung yang dipadati pengungsi.
 
Di Kota Klungkung, ribuan pengungsi mendatangi Posko Pengungsian di GOR Swecapura. AKibatnya persediaan makanan habis. Selain di GOR, pengungsi juga ditampung di balai banjar dan rumah warga.
 
Sementara di wilayah Nongan, Karangasem, jumlah pengungsi yang datang sebanyak 4702 pengungsi, terdiri dari 536 anak anak, dewasa 3880 dewasa, dan lansia sebanyak 286 orang.
 
Dengan adanya peningkatan aktivitas vulkanik dari kegempaan yang terus meningkat, status Gunung Agung dinaikkan dari Siaga (Level 3) menjadi Awas (Level 4) oleh PVMBG Badan Geologi. Level Awas adalah level tertinggi dalam status gunung api. Status Awas berlaku terhitung mulai tanggal 22/9/2017 pukul 20.30 Wita.
 
Rekomendasi PVMBG adalah masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, tidak melakukan pendakian dan tidak berkemah di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 9 kilometer dari kawah puncak Gunung Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara, Timur Laut, Tenggara dan Selatan-Baratdaya sejauh 12 kilometer. Di dalam radius ini tidak boleh ada wisatawan atau aktivitas masyarakat di dalamnya.
 
Kepala PVMBG telah melaporkan kenaikan status Awas tersebut kepada Kepala BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD kabupaten di sekitar Gunung Agung untuk diambil antisipasi.
 
Dengan perluasan daerah zona berbahaya tersebut maka pengungsi akan bertambah. BNPB dan BPBD akan mengambil langkah-langkah penanganan antisipasi menghadapi letusan dan penanganan pengungsi terkait dengan peningkatan status Awas dari Gunung Agung.[bbn/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami