Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pemkab Jembrana Bantu Warga Pengungsi Karangasem

Senin, 25 September 2017, 11:00 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Beritabali.com, Jembrana. Bupati Jembrana I Putu Artha bersama wakilnya I Made Kembang Hartawan melakukan pemantauan ke tempat-tempat pengungsian warga karangasem yang terdampak meningkatnya status gunung agung. 
 
Pada Minggu (24/9), Artha melakukan pemantauan sekaligus memberikan bantuan sembako kepada warga pengungsi di Bale Banjar Pasar Desa  Gumbrih serta pasut desa pengeragoan. Dari laporan kepala BPBD I Ketut Eko Permana, sampai Minggu (24/9), jumlah warga Karangasem yang mengungsi keJembrana sudah mencapai 180 orang. Mereka tersebar di desa Gumbrih, medewi, Penyaringan, Pengeragoan serta Loloan Timur. 
 
[pilihan-redaksi]
Bupati Artha seusai menyerahkan bantuan berupa paket sembako mengatakan pemantauan yang dilakukannya itu selain untuk  memberikan bantuan kepada pengungsi juga guna memastikan warga yang mengungsi ke Jembrana dalam keadaan sehat, tidak terlantar serta tidak kekurangan apapun. 
 
"Bagi yang tidak punya saudara, pemkab Jembrana terbuka dan siap menampung warga karangasem yang ingin mengungsi ke Jembrana. Untuk itu pihaknya akan mnyiapkan beberapa fasilitas umum di Jembrana seperti GOR, maupun fasum lainnya," kata Artha. 
 
Sementara Wabup Kembang juga memberikan perhatian serius bagi para pengungsi dari Karangasem dengan senantiasa berkordinasi dengan aparat  di tingkat bawah. Ia meminta pihak perbekel, kelian serta camat senantiasa memantau perkembangan pengungsi yang masuk ke Jembrana. 
 
Kepada masyrakat sekitar, Kembang juga mengimbau agar masyarakat memperhatikan saudara-saudara mereka dari Kabupaten Karangasem yang tengah mengungsi. Dengan memberikan perhatian serta tanggap akan hal-hal yang dibutuhkan. 
 
"Saya juga ucapkan terimakasih kepada warga Jembrana sebagai bagian dari  keluarga para pengungsi yang mau menampung mereka tinggal dirumahnya. Jangan diibaratkan seperti dalam pengungsian, tapi sedang berkunjung dirumah saudara, agar cepat beradaptasi selama tinggal di Jembrana serta beban yang dirasakan tidak terlalu berat. Kita juga sama-sama berharap musibah ini cepat berlalu," sebut Kembang. [jim/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami