Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Setelah Ringkus 6 Tersangka, 3 Pelajar Pelaku Begal Lainnya Ditangkap
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kejahatan jalanan terus diantisipasi jajaran Polsek Denpasar Selatan. Setelah meringkus 6 pelajar dalam kasus begal di wilayah Densel, petugas kepolisian berhasil mengembangkan penyelidikan dan meringkus 3 pelajar lain, yakni IKA alias Imung (17), SDC alias Dwik (15) dan IGAP alias Open (15).
[pilihan-redaksi]
“Ketiganya ditangkap di rumahnya masing-masing, pada Kamis (28/9) sekitar pukul 14.00 Wita,” jelas Kapolsek Densel Kompol Putu Indrajaya didampingi Kanitreskrim Iptu Bangkit Dananjaya, Senin (2/10).
Menurut Kapolsek, tiga tersangka yang ditangkap itu (Dwik, IGAP dan Open, red), merupakan hasil pengembangan dari penangkapan 6 tersangka pelajar sebelumnya. Yakni MAD (15), KAP (15), RZL (15), IKR (15), IKA (15) dan IWRM (15).
“Jadi, ada total 9 pelajar yang terlibat kasus begal kami tangkap. Semuanya kami tahan,” tegas Kapolsek.
Kesembilan tersangka ini terbilang sadis setiap beraksi. Kawanan begal diotaki tersangka MAD ini tidak segan-segan menghadang korban yang mengendarai sepeda motor. Selanjutnya memaksa meminta harta benda. Apabila melawan, korban dikeroyok dan ditusuk.
“Komplotan sadis ini selalu bawa pisau lipat stainless yang ditaruh pada dashboard motor. Ada juga sebuah rantai kalung dan potongan besi berkuran 30 cm yang diamankan sebagai barang bukti,” beber Bangkit.
Salah seorang pengendara bernama Nurhadi Imam Khoiri (21) sempat dihadang dan dikeroyok. Bahkan, paha kirinya ditusuk menggunakan pisau lipat oleh pelaku MAD. Kejadiannya pada 24 Agustus 2017 sekitar pukul 01.30 di Jalan Tukad Barito Panjer, Denpasar Selatan.
Tak hanya itu, dari komplotan sadis ini turut diamankan sebuah stapler (staples) tembak. Alat ini biasanya dibunyikan agar korban takut karena suaranya mirip dengan tembakan. Supaya tidak teridentifikasi, komplotan ini sebelum beraksi menutupi plat kendaraan bagian belakang menggunakan plastik kresek.
Yang menarik dalam kasus ini, kata Kapolsek, sembilan tersangka mengaku, hasil kejahatan yang mereka lakukan digunakan untuk bersenang-senang. “Hasil kejahatan dipakai untuk makan-makan,”ungkapnya. [spy/wrt]
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2937 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2014 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun