Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Di Badung, Puluhan KTP Dikeluarkan untuk Keperluan Melamar CPNS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Badung, dalam sehari mengaku telah layani puluhan masyarakat yang mencari Kartu Tanda Penduduk (KTP), terutamanya didominasi oleh para pencari kerja.
[pilihan-redaksi]
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Disdukcapil Kabupaten Badung, I Nyoman Soka, Jumat (6/10) di Puspem, Mengwi, Badung.
"Sebagian besar pencari kerja yang mengurus KTP saat ini, digunakan untuk keperluan melengkapi surat-menyurat terutamanya untuk melamar menjadi CPNS yang paling mendominasi. Selain itu, memang ada juga akan digunakan untuk keperluan surat-menyurat ke Bank dan Keimigrasian," jelasnya.
Dalam sehari menurutnya, bisa melayani masyarakat pencari KTP untuk keperluan surat-menyurat jumlahnya mencapai puluhan keping.
"Dalam sehari kami bisa melayani masyarakat yang mencari KTP sebanyak puluhan orang, dan kami tetap akan bantu melayani semuanya," ujarnya.
Soka mengatakan, dari jumlah pencari KTP tersebut sebagian besar didominasi oleh tamat SMA yang mungkin saja akan digunakan untuk mencoba melamar pekerjaan. Sembari dia menambahkan, Sampai saat ini Pemerintah Kabupaten Badung telah mendapat tambahan blangko e-KTP sebanyak 4.000 keping dari pemerintah pusat. [bpc/aga]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3845 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1358 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 928 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 852 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun