Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Melawan Polisi Saat Ditangkap, Kaki Maling Ditembak
Selasa, 5 Desember 2017,
07:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Otaki sejumlah kejahatan, Mohamad Doratun alias Agus (36), pemuda asal Pegayaman, Buleleng, dihadiahi timah panas di kaki kirinya, setelah mencoba melawan anggota Unit Reskrim Polsek Denpasar Barat. Selain menangkap Agus, polisi juga menangkap pecatan TNI bernama Irwan Bima (33) serta 4 pelaku penadahan barang.
Penangkapan terhadap tersangka Agus diwarnai ketegangan, pada Selasa (28/11) sekitar pukul 11.00 wita. Pasukan Unit Reskrim Polsek Denbar dipimpin Kanitreskrim Iptu Aan Saputra menggerebek rumah kos tersangka Agus di Jalan Pemogan Gang Taman nomor 29, Denpasar. Pria ini kebetulan sedang keluar dari kamar kos dan begitu melihat petugas langsung melarikan diri.
Pelarian tersangka Agus sia-sia, sebab petugas kepolisian sudah mengepungnya. Tapi bukannya menyerah, tersangka Agus justru berontak dan melawan petugas. Akibatnya, terjadi pergumulan hebat di rawa-rawa. Dalam perkelahian tersebut tersangka asal Pegayaman Buleleng itu mengalami patah tangan.
“Karena membahayakan keselamatan anggota, kaki kirinya terpaksa dilumpuhkan,” tegas Kapolsek Denbar Gede Sumena didampingi Kanit Reskrim Iptu Aan Saputra, Senin (4/12).
Menurut Kompol Sumena, tersangka Agus sudah lama menjadi target karena beraksi di 7 TKP di wilayah Denpasar dan Badung. Aksi kejahatan sudah dilakukan sejak Mei sampai November 2017 dengan modus mencongkel jendela rumah menggunakan obeng. Sedangkan barang yang disasar yakni HP.
Dalam serangkaian kejahatannya, tersangka Agus mengaku beraksi bersama seorang pecatan TNI, Irwan Bima yang ditangkap di kosnya di Jalan Kusuma Bangsa, Denpasar. Keduanya mengendarai motor Beat nopol AG 2963 CH saat beraksi, dan kini disita sebagai barang bukti. “Kedua tersangka mengakui beraksi di 7 TKP. Tersangka Agus berperan sebagai pemetik dan Irwan sebagai joki,” terangnya.
Pencurian yang dilakukan kedua tersangka tergolong profesional, menyasar rumah sepi dan ada penghuninya. Bahkan, keduanya bisa leluasa beraksi di rumah korban yang sedang tertidur lelap.
Tercatat, tersangka Agus yang merupakan mantan residivis ini pernah ditangkap jajaran Polsek Denpasar Selatan, Polresta Denpasar serta Polsek Denpasar Barat. Ia berteman sejak lama dengan tersangka Irwan yang merupakan pecatan TNI tahun 2016. Sedangkan hasil pecnurian HP dijual kepada penadah dengan harga variasi antara Rp 500 ribu hingga Rp 600 ribu.
Selain mengamankan Agus dan Irwan, pasukan Unit Reskrim Denbar mengamankan 5 HP curian yang dijual kepada 4 penadah dari Abdussalam (28) dan Jimmy Alexsus Damanik (33) serta dua orang perempuan, Yuyun Sri Wahyuni (40) dan Senah Anggraini (29). Keempatnya juga diamankan dan dijerat pasal penadahan barang.[bbn/Spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/dps
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 584 Kali
04
05
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 458 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026