Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 April 2026
Dua Jambret Sadis Spesialis Turis di Kuta Ditembak
Selasa, 30 Januari 2018,
07:55 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Melawan saat ditangkap anggota buser Polsek Kuta, dua jambret asal Tianyar, Karangasem, terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di bagian kakinya. Komplotan jambret yang selama ini dicari-cari karena kerap menyasar turis asing yang berlibur di Kuta, ditangkap di rumah kosnya di Jalan Juet Sari Gang Mawar, Suwung Kauh, Sanur, Senin (22/1) siang lalu. Keduanya yakni, I Komang Devayana alias Mang Pong (20) dan I Gede Arya alias Junior (24).
Menurut Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya, didampingi Kanit Reskrim Iptu Aryo Seno Wimoko, tersangka merupakan komplotan jambret yang menyasar turis membawa tas selempang atau memegang HP sambil berkendara.
"Mereka telah beraksi belasan kali di wilayah Kuta. Korbannya rata-rata mengalami cedera parah lantaran jatuh dari motor dan diseret olah tersangka. Komplotan ini sangat sadis," kata Kapolsek saat jumpa pers di kawasan Grand Zero Kuta, Senin (29/1).
Tertangkapnya dua jambret berdasarkan laporan korbannya, Meng Lan (39), perempuan asal Tiongkok. Ia mengaku dijambret saat melintas di Jalan Blambangan, Kuta, Sabtu (20/1) sekitar pukul 21.00 malam. Perempuang yang menginap di Swiss Bell Hotel Room, Kuta ini, dibonceng suaminya dengan maksud jalan-jalan.
"Di lokasi, dua pelaku mengendarai motor Yamaha Nmax mendekat dan menarik tas korban. Waktu itu, korban dan suaminya sempat mengejar namun kehilangan jejak pelaku," ujar Wirajaya.
Hasil penyelidikan buser Polsek Kuta dipimpin Iptu I Putu Budi Artama, petugas menangkap dua pelaku di rumah kosnya di Jalan Juet Sari Gang Mawar, Suwung Kauh, Sanur, Senin (22/1) sekitar pukul 3.30 wita. Namun dalam penangkapan tersebut, kedua tersangka melawan dan menyerang petugas kepolisian. "Karena keduanya melawan kami melumpuhkan kedua tersangka dengan cara menembak kaki (kiri) mereka," ucap Wirajaya.
Dipemeriksaan, kedua jambret itu mengaku baru keluar dari Lapas Kerobokan akhir November 2017 lalu. Parahnya keluar dari penjara, kurun waktu 2 bulan mereka sukses menjambret sebanyak 13 kali. Diantaranya, 4 kali di Jalan Sunset Road, Kuta, 4 kali di Jalan Bypass Ngurah Rai, Kuta, 2 kali di Jalan Raya Kuta, Jalan Blambangan, Jalan Mertanadi dan Jalan Majapahit.
“Sebagian besar korbannya turis asing. Sementara barang hasil jambretan seperti handpone, dan lainnya melalui online. Hasil kejahatan dipakai untuk membayar cicilan motor yang digunakan untuk menjambret,” tandasnya.
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3862 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1812 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026