Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 13 September 2026
Berawal dari Kesleo, Mantra Mengkreasikan Sampah Plastik Jadi Karya Seni
Minggu, 25 Maret 2018,
00:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com.Karangasem, Siapa sangka berawal dari sakit kesleo, seniman asal Menanga, Rendang, Karangasem ini mampu berkreasi mengubah sampah plastik menjadi karya seni.
[pilihan-redaksi]
Pria kelahiran Agustus 1965 bernama I Gusti Lanang Mantra itu menemukan ide-ide briliannya justru muncul ketika dirinya mengalami sakit kesleo pada bagian kaki yang memaksanya harus diam di dalam rumah sekitar satu bulanan.
Pria kelahiran Agustus 1965 bernama I Gusti Lanang Mantra itu menemukan ide-ide briliannya justru muncul ketika dirinya mengalami sakit kesleo pada bagian kaki yang memaksanya harus diam di dalam rumah sekitar satu bulanan.
Mantra sendiri sebelumnya dikenal dengan kepiawaiannya sebagai pelukis dan fotografer kendati diakuinya seluruh kemampuannya diperoleh secara otodidak alias belajar sendiri. Selain kemampuannya mengolah kuas dan lensa, ternyata Mantra juga seorang disainer.
Di luar aktivitasnya sebagai pelukis dan photografer, ternyata belakangan ini Mantra mulai menekuni keahliannya sebagai disainer dengan menciptakan kreasi busana berbahan dasar sampah plastik dan koran bekas. Tidak hanya busana salah satu karya terbarunya yakni sebuah patung "Devil" yang terbuat dari sampah plastiknya.
“Karya saya seperti Setan ini sempat di pamerkan di Warung Tekor, Desa Wisata Kertalangu," ujarnya. Ayah dua putri satu putra ini mengakui kalau gatal melihat sampah plastik dan barang bekas. Begitu melihat kardus bekas di sekitar rumah, dirinya langsung tertarik menjadikan bahan bahan seni.
Kertarikan Mantra menjadikan plastik dan sampah sebagai karya seni, bermula dari rasa kepedulianya terhadap lingkungan. Menurutnya, sampah plastik seperti yang kita ketahui sangat sulit bisa terurai dengan tanah. Setidaknya, kata dia dengan dijadikan sebuah karya seni maka mampu mengurangi beban Bumi terhadap pencemaran sampah plastik.
[pilihan-redaksi2]
Selain itu, dirinya juga aktif sebagai aktifis pecinta lingkungan. Mantra bersama komunitasnya seringkali turun langsung seperti di pantai dan tempat lainnya untuk melaksanakan bersih bersih sampah plastik.
Selain itu, dirinya juga aktif sebagai aktifis pecinta lingkungan. Mantra bersama komunitasnya seringkali turun langsung seperti di pantai dan tempat lainnya untuk melaksanakan bersih bersih sampah plastik.
Sementara itu, total ada sekitar 10 buah hasil karya terbarunya yang berhasil diciptakan pada saat mengalami sakit pada kakinya tersebut. Hanya saja, terciptanya karya karya seni itu menurut Mantra keluar dengan sepontan tergantung mod yang dirinya rasakan.
Beberapa hasil karya ciptaannya kerap di pamerkan, salah satu karya seni daur ulangnya sempat di tampilkan di Madam Restoran, Renon yakni karyanya yang diberi julukan Cleopatra dan Medusa. Dikatakan Mantra, karya karyanya itu juga selalu siap tampil terlebih untuk acara amal kemanusiaan. (bbn/igs/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/adv
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
02
03
04
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
05
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026