Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jasad Orok Hasil Aborsi Disembunyikan di Lemari Pakaian Selama 3 Bulan

Jumat, 6 Juli 2018, 08:35 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/lawangsewupos.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Beritabali.com,Badung. Rumah kos milik Wayan Suena di Banjar Jempinis, Pererenan, Mengwi, Badung, Rabu (20/6) lalu, gempar. Tiga penghuni kos ditangkap aparat kepolisian Polres Badung karena diketahui menyimpan jasad orok di dalam ember dan disembunyikan di lemari pakaian sejak 3 bulan lalu, untuk menutupi aib perselingkuhan mereka.
 
[pilihan-redaksi]
Tiga pelaku yang mendekam ditahanan Polres Badung yakni AN (17), OW (18) dan MB alias Melki (23). Nama terakhir ini merupakan pria asal Wamena Barat, Sumba Barat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang menyetubuhi AN berkali-kali hingga hamil. Sedangkan OW adalah kakak kandung AN yang menganjurkan untuk menggugurkan kandungan.
 
Cerita berawal, saat AN dan kakak kandungnya yakni OW, merantau ke Bali Agustus 2017 lalu, dan kos di rumah Wayan Suena di Banjar Jempinis, Pererenan, Mengwi, Badung. Selama tinggal disana, OW berpacaran dengan Melki yang juga berasal dari Wamena Barat, NTT. 
 
“Mereka tinggal satu kamar di rumah kos itu,” ungkap sumber petugas, Jumat (6/7).
 
Mirisnya, sebulan tinggal di kos, Melki malah memacari AN, adiknya OW. Bahkan keduanya sudah bersetubuh berkali-kali di dalam kamar, saat OW tidak ada di rumah. Akibatnya, anak baru gede ini pun hamil. “AN disetubuhi lima kali dalam sebulan dan kemudian hamil,” jelas sumber yang enggan disebut namanya itu.
 
Selanjutnya, 30 Desember 2017, AN telat haid alias tidak datang bulan. Melki pun menyarankan AN untuk membeli alat tes kehamilan dan ternyata AN hamil dengan usia kandungan diperkirakan lima bulan. Kehamilan itu disampaikan AN kepada OW dan kakaknya itu marah besar, namun tidak bisa berbuat apa-apa. Pasalnya, OW saat itu juga sedang hamil akibat perbuatan Melki.
 
Akhirnya, OW dan Melki memaksa AN agar menggugurkan kandungan. “OW lantas meminta tolong ke temannya bernama Rosi (masih buron) agar dibuatkan ramuan untuk menggugurkan kandungan,” ujar sumber.
 
Setelah ramuan diminum, malam harinya perut AN mules. Saat ke kamar mandi, tiba-tiba janin jatuh ke kloset. Kejadian itu rupanya disaksikan oleh Melki dan kemudian mengambil jasad orok dengan menggunakan sikat kamar mandi.
 
Tanpa rasa bersalah, jasad orok malang itu dibersihkan lalu dibungkus dengan kain putih. Lalu, jasad orok dimasukkan ke kotak alumunium dan disimpan ke dalam ember hitam yang di atasnya ditimbun pasir. “Mereka menyembunyikan ember yang berisi jasad orok di lemari pakaian,” ucap sumber petugas.
 
[pilihan-redaksi2]
Hebohnya, hampir tiga bulan jasad janin tersebut disimpan di dalam almari sehingga membuat AN tidak tenang. Ia kemudian memutuskan menghubungi kakak tertuanya di Batam, bernama Nonce. Nah, pada 20 Juni 2018 sekitar pukul 17.00 WIB, Nonce menghubungi temannya yang tinggal di Jalan Katika Plaza, Kuta, bernama Yeni Damaris (28), agar mengecek kondisi adiknya.
 
“Setelah Yeni melihat kosnya, AN kemudian menceritakan peristiwa yang dialaminya. Akibatnya Yeni Damaris melapor ke pecalang agar mengecek ember yang berisi jasad janin di lemari pakaian di kamar AN. “Kasus ini kemudian dilaporkan Yeni Damaris ke Polres Badung,” kata sumber.
 
Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta yang dikonfirmasi, Jumat (6/7) membenarkan kasus tersebut. Ia mengatakan, pihaknya sudah menangkap tiga pelaku yakni AN, OW dan Melki di rumah kosnya, 20 Juni lalu. Untuk Melki sendiri, pihaknya menjeratnya dengan pasal berlapis, tentang menyetubuhi anak dibawah umur dan memaksa melakukan aborsi. “Jadi, tersangka AN dan OW kami tahan. Sementara AN, wajib lapor karena masih berstatus di bawah umur,” tegasnya. (bbn/Spy/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami