Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Hingga H+6 Pasca Gempa 7 SR Masih Ada Pengungsi Belum Dapat Bantuan

Sabtu, 11 Agustus 2018, 14:25 WITA Follow
Beritabali.com

BNPB

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com, NTB. Tercatat hingga H+6 pasca gempa 7 SR di Nusa Tenggara Barat (NTB) masih terdapat pengungsi yang belum mendapatkan bantuan. Seperti pengungsi di Kecamatan Gangga, Kayangan dan Pemenang. Data tersebut disampaikan Kepala pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho dalam rilis yang diterima redaksi pada Sabtu (11/8)

Menurut Sutopo, permasalahan utama adalah distribusi logistik karena akses jalan menuju lokasi pengungsi rusak. Sebagian besar jalan di Lombok Utara mengalami kerusakan akibat gempa. Maka percepatan distribusi logistik menjadi prioritas saat ini, selain pemenuhan kebutuhan dasar bagi pengungsi.

Sedangkan kerusakan fisik masih sama jumlahnya, yaitu 67.875 unit rumah rusak, 468 sekolah rusak, 6 jembatan rusak, 3 rumah sakit rusak, 10 puskesmas rusak, 15 masjid rusak, 50 unit mushola rusak, dan 20 unit perkantoran rusak. Angka ini juga merupakan angka yang bersifat sementara.

Pendataan dan verifikasi masih dilakukan petugas. Pendataan dan verifikasi rumah diprioritaskan agar terdata jumlah kerusakan rumah dengan nama pemilik dan alamat untuk selanjutnya di-SK-kan Bupati/Walikota dan diserahkan ke BNPB untuk selanjutnya korban menerima bantuan stimulus perbaikan rumah.

Kebutuhan mendesak saat ini adalah tenda, selimut, makanan siap saji, beras, MCK portable, air minum, air bersih, tendon air, mie instan, dan pakaian. Selain itu pengungsi juga membutuhkan terpal, alas tidur, alat penerang/listrik, layanan kesehatan dan trauma healing.[bbn/BNPB/mul]

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/mul



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami