Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 13 Mei 2026
Masyarakat Diajak Manfaatkan Pekarangan Untuk Lahan Produktif
Rabu, 15 Agustus 2018,
16:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Ketua Perhimpunan Pecinta Tanaman (PPT) Kota Denpasar IA Selly D. Mantra mengajak semua masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan sehingga produktif mengingat sebagian besar lahan pekarangan rumah di Kota Denpasar sangat sempit untuk itu masyarakat harus mengetahui benar tanaman apa yang cocok untuk lahan pekarangan.
[pilihan-redaksi]
“Kami dari PPT Kota Denpasar terus masyarakat untuk lebih mengetahui bagaimana cara memanfaatkan lahan pekarangan yang sempit sehingga memiliki nilai ekonomi,” ujarnya usai melakukan panen perdana kebun sayur di Kelompok Wanita Tani (KWT) Taru Lestari di Kawasan Tukad Bindu, Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (15/8). Selain melakukan panen perdana Selly D. Mantra juga melaksanakan penghijauan di sepanjang tukad Bindu.
“Kami dari PPT Kota Denpasar terus masyarakat untuk lebih mengetahui bagaimana cara memanfaatkan lahan pekarangan yang sempit sehingga memiliki nilai ekonomi,” ujarnya usai melakukan panen perdana kebun sayur di Kelompok Wanita Tani (KWT) Taru Lestari di Kawasan Tukad Bindu, Banjar Ujung, Kelurahan Kesiman, Kecamatan Denpasar Timur, Rabu (15/8). Selain melakukan panen perdana Selly D. Mantra juga melaksanakan penghijauan di sepanjang tukad Bindu.
Salah satunya dengan melakukan praktek urban farming dengan melalui pelatihan menanam sayuran seperti cabai, tomat dan kebutuhan lainnya minimal dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga. Kalau semua masyarakat dapat memanfaatkan pekarangan rumah tangga untuk tanaman sayur tentunya sangat membantu mengurangi biaya belanja untuk sayuran. Apalagi untuk menanam sayur mayur tersebut hanya membutuhkan kaleng-kaleng bekas yang tidak dimanfaatkan.
Selain mengajak memanfaatkan pakarangan Selly D. Mantra juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersihan sungai. Karena kebersihan tidak bisa hanya dilakukan oleh pemerintah saja melainkan harus melibatkan semua masyarakat termasuk juga anak-anak sekolah. Dengan menanamkan cinta pada kebersihan sungai sejak dini akan lebih banyak dapat mewujudkan lingkungan terutama sungai bersih.
“Melalui sekolah sungai yang melibatkan anak-anak dapat lebih menjaga kebersihan sungai,” ujarnya.
Kedepannya Selly D. Mantra berharap semakin banyak terwujud sungai bersih seperti di tukad Bindu. Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kota Denpasar Ketut Wisada menambahkan Pihaknya melaksanakan kegiatan bekerjasama dengan berbagai pihak dalam keterpaduan pelaksanaan mewujudkan sungai bersih. Dalam pelaksanaan sekolah sungai melibatkan 20 anak-anak sekolah dari semua sekolah SD yang ada di Kota Denpasar.
“Sekolah sungai awalnya mengundang hanya 5 perwakilan dari masing-masing sekolah. Ternyata peminatnya sangat luar biasa,” ujarnya.
[pilihan-redaksi2]
Setelah melibatkan anak-anak SD untuk sekolah sungai, pihaknya juga akan mengajak anak-anak SMP turut dalam mengikuti sekolah sungai. Melalui sekolah sungai diharapkan dapat menjaga lingkungan besih diseputaran. Disamping dalam menwujudkan program pemerintah untuk mengurangi membuang sampah sembarangan. Dengan melibatkan anak-anak diharapkan dapat ketoktularkan pada ana-anak sekolah lainnya di sekolah. Terus diharapkan berdampak pada lingkungan sekitarnya dalam mewujudkan lingkungan bersih terutama kebersihan sungai.
Setelah melibatkan anak-anak SD untuk sekolah sungai, pihaknya juga akan mengajak anak-anak SMP turut dalam mengikuti sekolah sungai. Melalui sekolah sungai diharapkan dapat menjaga lingkungan besih diseputaran. Disamping dalam menwujudkan program pemerintah untuk mengurangi membuang sampah sembarangan. Dengan melibatkan anak-anak diharapkan dapat ketoktularkan pada ana-anak sekolah lainnya di sekolah. Terus diharapkan berdampak pada lingkungan sekitarnya dalam mewujudkan lingkungan bersih terutama kebersihan sungai.
Salah seorang anak SDN 3 Kesiman I Wayan Budiasa mengaku sangat senang adanya sekolah sungai. Selain dapat bermain juga dapat melihat sungai yang bersih. “Kita disini dapat bermain dengan teman-teman yang lain dengan suasana yang sejuk,” ujarnya.(bbn/rlsdps/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1226 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 956 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 787 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 718 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026