Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 2 Mei 2026
Indeks Kualitas Program Infotaimen TV Masih Jauh Dibawah Standar KPI
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Denpasar. Berdasarkan hasil survei indeks kualitas program (IKP) siaran televisi periode I (Januari-Maret) 2018 menunjukkan indeks kualitas program infotaimen masih jauh dibawah standar yang ditetapkan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI). Indeks kualitas program infotaiment hanya sebesar 2.35, sedangkan standar program infotaimen yang ditetapkan KPI minimal memiliki indeks 3. Data tersebut terungkap dari laporan hasil survei indeks kualitas program (IKP) siaran televisi periode I (Januari-Maret) 2018.
Bila mencermati perbandingan nilai indeks program acara infotaiment antara survei periode 1 dan 2 tahun 2017 dengan periode 1 tahun 2018 menunjukkan fluktuasi yang cukup signifikan. Pada survei periode 1 tahun 2017, indeks yang diperoleh program infotaiment sebesar 2.36, bergerak naik menjadi 2.51 pada periode 2 tahun 2017 dan kembali turun 0,16 menjadi 2.35 pada periode pertama tahun 2018. Jika melihat perbandingan survey 3 periode menunjukkan indeks program infotaimen belum pernah mencapai standar program berkualitas yang ditetapkan KPI.
Berdasarkan indicator kualitas program acara infotaimen memperlihatkan indicator menghormati kehidupan pribadi dinilai sangat tidak berkualitas dengan indeks 2.01. Program infotaimen cenderung hanya menyajikan informasi pribadi selebritis dan kurang informatif. Dimana hamper seluruh program infotaiment menyajikan konten tentang permasalah pribadi, mulai perkawinan, perceraian, konflik keluarga hingga perselingkuhan. Konten program infotaimen juga tidak mengandung nilai edukasi bagi masyarakat.
Program infotaimen dinilai memberi dampak pergeseran nilai dan norma yang dulu dianggap tabu, menjadi hal yang biasa seperti membeberkan permasalahan pribadi di ranah public. Program infotaimen juga dinilai mempengaruhi pola piker masyarakat dan gaya hidup masyarakat sehari-hari.
Walaupun indeks program infotaimen masih dibawah standar, tetapi berdasarkan hasil survei yang melibatkan 12 perguruan tinggi di Indonesia tersebut juga mengungkapkan masih adanya konten yang bermanfaat. Konten yang bermanfaat tersebut seperti tentang pengalaman merawat anak yang difabel, perjuangan selebritis mencapai prestasi, informasi cara pembuatan film dan lagu baru serta cara artis membentuk tubuh sesuai karakter. [bbn/KPI/mul]
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 216 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 151 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang