Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Rai Mantra Berharap Permainan Tradisional Disisipkan Dalam Kurikulum Sekolah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Walikota Denpasar, I.B Rai Dharmawijaya Mantra berharap kedepan permainan tradisional disisipkan dalam kurikulum sekolah. Mengingat permainan tradisional dapat menjadimedia interaksi sosial bagi anak. Hal tersebut disampaikan Rai Mantra di sela-sela gelaran Rare Bali Festival 2018, Minggu (19/8) di areal Niti Mandala Renon Denpasar.
Menurut Rai Mantra, penggunaan gadget dan internet perlu diimbangi dengan interaksi sosial di masyarakat. Hal ini bisa didapatkan salah satunya saat memainkan permainan tradisional. “Permainan tradisional tidak sekedar bermain, namun didalamnya memiliki makna, arti dan fungsi yang dapat membentuk karakteristik anak” ungkap Rai Mantra.
Rai Mantra mengatakan pembentukan karakter anak sejak dini sangat diperlukan untuk bisa mencapai apa yang disebut “Genius” (Gesit, Empati, Berani, Unggul dan Sehat). “Hal ini memerlukan tahapan yang tidak instan. Genius disini tidak hanya berarti pintar, namun perlu juga anak diasah untuk berempati pada lingkungan.
Penggagas Rare Bali Festival, Kadek Wahyudita mengatakan dalam Rare Bali Festival 2018 ini secara khusus mengangkat permainan tradisional yang menekankan fungsinya sebagai media pembentukan karakter anak. “Bagaimana kita mengenalkan permainan tradisional kepada anak yang hidup ditengah perkotaan yang modern. Rare Bali Festival 2018 secara spirit masih memiliki misi merawat tunas peradaban” ujar Kadek Wahyudita.[bbn/rlsdps/mul]
Reporter: -
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3814 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1760 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang