Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
Putri Suastini Koster Ajak Kaum Wanita Jaga Keutuhan Bangsa
Selasa, 11 September 2018,
16:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com,Denpasar. Putri Suastini Koster mengajak para kaum wanita untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan bangsa ditengah derasnya upaya memecah belah bangsa yang mengatasnamakan perbedaan yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.
[pilihan-redaksi]
Harapan tersebut disampaikan Ny. Putri Suastini Koster saat menjadi pembicara dalam acara Talk Show Wanita Inspiratif yang digelar serangkaian kegiatan Gathering ke 4 Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA), di Gereja Hagios, Denpasar, Selasa (11/9).
Harapan tersebut disampaikan Ny. Putri Suastini Koster saat menjadi pembicara dalam acara Talk Show Wanita Inspiratif yang digelar serangkaian kegiatan Gathering ke 4 Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA), di Gereja Hagios, Denpasar, Selasa (11/9).
Lebih jauh, Ny. Putri Suastini Koster menyampaikan bahwa kaum wanita memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga keutuhan NKRI. Kemerdekaan yang telah diwariskan para leluhur harus dapat dilanjutkan ke generasi penerus Kemerdekaan sehingga anak cucu akan hidup di era yang lebih baik.
Demikian pula halnya keragaman yang kita miliki baik itu suku, bahasa, budaya, agama merupakan kekayaan yang harus kita jaga dan bukan sebaliknya menjadi boomerang yang akan menjadi senjata pemecah belah bangsa. "Bila ada yang menghasut tentang agama dan suku kita yang berbeda jangan terpengaruh. Kita harus bangga akan keragaman yang kita miliki. Kitalah kaum wanita yang bertugas menjaga keutuhan dan masa depan bangsa. Kita ini adalah kartini-kartini muda yang punya tanggung jawab tetap tegaknya kibaran bendera Merah Putih di angkasa dan berkumandangnya Indonesia Raya dan tetap utuhnya NKRI, " imbuhnya.
Pada bagian lain, istri Gubernur Wayan Koster ini juga memberikan dorongan dan semangat kepada kaum wanita untuk tetap bangga menjalankan aktivitasnya sebagai ibu rumah tangga yang mendidik dan membimbing anak-anak dan mendampingi suami. Putri Suastini Koster juga mengajak para wanita untuk terus berkreativitas dan membangun kemandirian dalam bidang ekonomi yang dapat membantu pendapatan ekonomi keluarga.
"Dari rumah kita masih bisa berkarya, dari rumah kita bisa menenun dan membuat handycraft yang hasilnya bisa mendatangkan pendapatan bagi peningkatan penghasilan keluarga. Yang penting ada niat, tekad dan usaha. Wanita harus tetap bangga sebagai ibu rumah tangga yang memiliki tugas mulia pembentukan karakter generasi bangsa," tuturnya.
[pilihan-redaksi2]
Dalam acara gathering yang diikuti sekitar 250 peserta anggota GSJA dari Papua, Papua Barat, Maluku, NTB dan Bali ini, Putri Suastini Koster juga berkesempatan membacakan puisi yang berjudul " Aku Melihat Indonesia " yang mendapat apresiasi luar biasa dari para peserta.
Dalam acara gathering yang diikuti sekitar 250 peserta anggota GSJA dari Papua, Papua Barat, Maluku, NTB dan Bali ini, Putri Suastini Koster juga berkesempatan membacakan puisi yang berjudul " Aku Melihat Indonesia " yang mendapat apresiasi luar biasa dari para peserta.
Acara gathering ke 4 GSJA yang berlangsung dari tanggal 11-12 September 2018, juga diisi dengan pameran kerajinan, pelatihan art and craft dan pelatihan beauty class serta strategi marketing. (bbn/rlspemprov/rob)
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 551 Kali
02
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 487 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 419 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 417 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026