Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Karya Ngusaba Desa Ngusaba Nini Lan Wraspati Kalpa Desa Sembung Gede
Minggu, 23 September 2018,
12:36 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com,Tabanan. Wakil Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Dudonan karya ngusaba desa, ngusaba nini lan wraspati kalpa di Desa Pakraman Sembung Gede, Sabtu (22/9).
[pilihan-redaksi]
Dalam sambutannya Wabup Sanjaya memberikan apresiasi kepada masyarakat Sembung Gede, dan berpesan agar masyarakat selalu menjaga persatuan dan menjaga kelestarian adat, agama dan budaya.
Dalam sambutannya Wabup Sanjaya memberikan apresiasi kepada masyarakat Sembung Gede, dan berpesan agar masyarakat selalu menjaga persatuan dan menjaga kelestarian adat, agama dan budaya.
“Saya memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Pakraman Sembung Gede yang telah melaksanakan karya dengan kompak, gotong-royong dan bersatu sehingga karya ini dapat berjalan dengan baik. Ingat selalu jaga persatuan dan kesatuan serta kelestarian adat agama dan budaya kita.” Ungkapnya.
Pihaknya berharap masyarakat selalu menjalin komunikasi dan koordinasi yang baik dengan pemerintah untuk bersama-sama mewujudkan Tabanan yang Sejahtera, Aman dan Berprestasi.
“Jaga hubungan dengan komunikasi dan koordinasi. Ke depan harus lebih pro aktif, apa yang menjadi keinginan warga dikomunikasikan ke pemerintah.” Imbuhnya.
[pilihan-redaksi2]
Sementara itu, panitia karya Gusti Nyoman Subagia menjelaskan tujuan kegiatan ini secara umum adalah untuk memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk memberikan kesuburan dan perbaikan di Bumi, serta memohon ketenangan dan keharmonisan kepada pemerintah dan masyarakat Tabanan.
Sementara itu, panitia karya Gusti Nyoman Subagia menjelaskan tujuan kegiatan ini secara umum adalah untuk memohon kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk memberikan kesuburan dan perbaikan di Bumi, serta memohon ketenangan dan keharmonisan kepada pemerintah dan masyarakat Tabanan.
“Kita berharap agar masyarakat dan pemerintahan dapat berjalan dengan harmonis dan sejahtera,” ungkapnya.
Pihaknya menjelaskan, puncak karya ini akan berlangsung pada Purnama Kapat tanggal 24 September. Dalam karya ini, setiap pengempon dikenai iuran 1,2juta rupiah per Kepala Keluarga (KK). “Pelaksanaan karya ini sudah di program sejak 3 tahun lalu.Pengempon pura terdiri dari 3 banjar yakni banjar Sembung Gede Kaja, Kelod dan Tengah,” imbuhnya. (bbn/rlstbn/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2917 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2047 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026