Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 4 Mei 2026
HUT KORPRI, PGRI dan Tabanan Refleksi Perjuangan Para Pendahulu
Kamis, 29 November 2018,
20:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Hari jadi juga dapat dimaknai sebagai sakralisasi dari sebuah kelahiran, sehingga dapat dipakai sebagai simbol dan spirit dalam kehidupan kita.
Oleh karena itu peringatan hari jadi harus disikapi secara mendalam arif dan bijaksana sebagai refleksi bagi generasi sekarang untuk mencapai kesejahteraan masyarakat tanpa melupakan perjuangan para pendahulu kita. Demikian disampaikan Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati (Cok Ace) saat menjadi Inspektur Upacara pada peringatan HUT KORPRI ke-47, HUT PGRI ke-47 dan HUT Kota Tabanan ke-525, Kamis (29/11) di Lapangan Alit Saputra, Tabanan.
Peringatan HUT KORPRI dan HUT PGRI tahun ini terasa sangat istimewa karena pada kesempatan yang sama masyarakat Kabupaten Tabanan juga memperingati Hari Ulang Tahun Kota Tabanan ke 525 Tahun 2018. Melalui momentum ini diharapkan seluruh komponen masyarakat Kabupaten Tabanan, khususnya segenap anggota KORPRI, PGRI dan seluruh jajaran pemerintahan Kabupaten Tabanan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan pelayanan kepada masyarakat.
Ditambahkan Cok Ace, melalui semangat Peringatan HUT KORPRI dan HUT PGRI dengan tema Peringatan HUT Kota Tabanan ke 525 Tahun 2018 yakni “Kluwung Pertiwi" yang mengandung makna tanah yang subur dengan penuh keanekaragaman budaya, adat istiadat, dan agama untuk mewujudkan masyarakat Tabanan yang sejahtera.
"Makna dari tema ini harus dapat diimplementasikan oleh seluruh komponen masyarakat Tabanan termasuk jajaran KORPRI dan anggota PGRI di Kabupaten Tabanan, yaitu dengan menggali dan melestarikan seni dan budaya secara berkelanjutan, serta memberikan tauladan dalam mengimplementasikan nilai-nilai luhur seni dan budaya kita, menjadikan nilai-nilai luhur budaya yaitu nilai filosofis Tri Hita Karana dan semangat menyama braya menjadi landasan setiap gerak pembangunan daerah sehingga "Ajeg Bali" terus dapat dikembangkan," ungkapnya.
Berita Premium
Reporter: Kominfo NTB
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 381 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 345 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 340 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026