Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sakit Stroke, Warga Jerman Tembak Kepalanya dengan Pistol

Sabtu, 1 Desember 2018, 05:51 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Ronal Praster (82) warganegara Jerman nekat bunuh diri dengan menembakkan pistol jenis walther ke kepalanya di dalam kamar rumahnya di Jalan Sekuta Nomor 114 Sanur, Denpasar Selatan.
 
[pilihan-redaksi]
Polisi telah memeriksa keterangan sejumlah saksi, yaitu istri korban bernama Ni Wayan Beji Astuti (53) dan anaknya bernama Udhi Andreas Praster (25).
 
Menurut keterangan sang istri, sekitar  pukul 20.30 Wita, mereka berdua sempat ngobrol di ruang tamu. Tak berselang lama, korban pamit duluan untuk istirahat. Tiba – tiba sang istri mendengar bunyi letusan dari dalam kamar. 
 
“Saat istrinya membuka pintu kamar, melihat korban sudah dalam kondisi tergeletak di lantai dekat tempat tidur bersimbah darah," jelas sumber dilapangan Jumat (30/11).
 
Dikonfirmasi, Kanitreskrim Polsek Denpasar Selatan Iptu Hadimastika, dugaan sementara aksi bunuh diri karena depresi sakit yang diderita, yakni jantung dan stroke tak kunjung sembuh.
 
Selain itu, Pistol yang digunakan korban mereknya walther dan pistol itu model lama. “Kami masih dalami asal usul pistol itu. Tidak berizin, dugaan kami dibeli secara online sebab menyangkut ini sang istri dan anak tidak tahu apa-apa” terangnya.
 
[pilihan-redaksi2]
Selanjutnya, jasad Ronal dievakuasi ke Rumah Sakit Sanglah dengan menggunakan ambulance BPBD Kota Denpasar.
 
Sementara sang istri dan anaknya kepada wartawan mengatakan, bahwa sama sekali tidak tahu menahu mengenai pistol. “Kami kaget dia bunuh diri dengan pistol itu,” ujarnya.
 
Diceriterakannya, sang suami memang sedang menderita sakit stroke ringan sejak sebulan terakhir. Saat itu korban tengah makan dengan teman-temannya di salah satu rumah makan di kawasan Denpasar.
 
Selama mengalami sakit, suaminya tidak pernah mengeluh. Bahkan, setelah sempat dirawat 5 hari di rumah sakit, keadaan korban mulai membaik. [bbn/Spy/psk]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami