Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 4 November 2026
Kembangkan Pariwisata, Rai Mantra Tekankan Orange Ekonomi, Ekonomi Kreatif dan Smart City
Senin, 14 Januari 2019,
21:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Walikota Denpasar, IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam membangun pariwisata berkelanjutan di Kota Denpasar menekankan tiga hal penting yang telah dilaksanakan di Kota Denpasar yakni Orange Ekonomi, Ekonomi Kreatif dan Smart City.
“Tiga hal ini (Orange Ekonomi, Ekonomi Kreatif dan Smart City) terus kita maksimalkan dalam mendukung pengembangan pariwisata di Kota Denpasar,” jelas Rai Mantra saat menjadi keynote speaker pada kegiatan Public Private Partnership By Youth yang diselenggarakan di Ruang Nusantara, Kampus UNUD Sudirman, Senin (14/1).
Lebih lanjut dijelaskan bahwa perkembangan dunia pariwisata saat ini tentu memberikan dampak positif dan negatif. Sehingga pembangunan infrastruktur dan daya tarik wisata baru juga penting untuk diperhatikan sehingga mampu memberi keseimbangan bagi pembangunan daerah.
“Infrastruktur juga penting dalam pengembangan dunia pariwisata, pembangunan berbasis comunity based ini juga terus digalakkan Pemkot Denpasar yang kedepan dapat menjadi daerah wisata baru,” ujar Rai Mantra.
Menurut Rai Mantra, di Denpasar sendiri pengembangan Orange Ekonomi dan Ekonomi Kreatif tentu menjadi ciri khas Kota Denpasar. Dimana, jika dilihat dengan destinasi wisata yang ada di dunia tentu memiliki daya tarik yang juga tak kalah.
Namun di Kota Denpasar Pariwisata Budaya menjadi fokus pengembangan. Sehingga pengembangan pariwisata yang bermuara pada meningkatnya perekonomian dapat berinteraksi dengan budaya, tradisi dan kearifan lokal masyarakat Denpasar.
“Adanya interaksi antara pariwisata, ekonomi dan budaya inilah yang dapat dikatakan sebagai orange ekeonomi dan ekonomi kreatif, sedangkan seluruh elemen pembangunan terintegrasi menjadi sebuah jaringan yang disebut smart city, di denpasar itu adalah Pariwisata Budaya, bukan Budaya Pariwisata,” ungkap Rai Mantra.
Dalam kesempatan tersebut Rai Mantra juga turut mengatakan bahwa Denpasar adalah Kota Dengan indeks pariwisata terbaik di Indonesia. Sehingga jangan sampai tumbuhnya pariwisata dapat mengancam keberadaan seni, budaya, tradisi dan kearifan lokal yang merupakan warisan leluhur, melainkan mampu saling menguatkan satu sama lain dengan tetap bergerak sesuai dengan pakem yang ada.
“Pariwisata itu tumbuh harus menguatkan kebudayaan masyarakat Bali yang sangat berkharisma dan memiliki daya tarik yang khas,” ujar Rai Mantra. Kegiatan bertajuk Future City Summit tahun 2019 ini digelar di Bali yang telah dibuka secara resmi pada 12 Januari dan akan berlangsung hingga 17 Januari mendatang.
Adapun kegiatan tersebut turut diikuti ratusan peserta yang berasal dari berbagai negara di dunia. Seperti halnya China, Bangladesh, Malaysia, Pakistan dan lain sebagainya.
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
01
02
03
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 581 Kali
04
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 451 Kali
05
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 442 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026