Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Jumat, 30 Oktober 2026
Koster Akan Libatkan Desa Adat Dalam Berantas Narkoba di Bali
Selasa, 19 Februari 2019,
17:40 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Gubernur Bali Wayan Koster akan melibatkan desa adat dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba di Bali. Hal ini disampaikannya saat menerima Badan Kerjasama Sosial Usaha Pembinaan Warga Tama (BERSAMA) di Kantor Gubernur Bali, Selasa (19/2).
[pilihan-redaksi]
Sebagai daerah pariwisata, Bali memang rentan dengan keberadaan narkoba. Namun Gubernur Koster mengatakan sudah memiliki program pemberatasan Narkoba yang melibatkan kepolisian, BNN dan masyarakat. “Kami sudah menyiapkan sistem dan regulasi, termasuk melibatkan desa adat sebagai pilar pembangunan Bali,” ujarnya.
Sebagai daerah pariwisata, Bali memang rentan dengan keberadaan narkoba. Namun Gubernur Koster mengatakan sudah memiliki program pemberatasan Narkoba yang melibatkan kepolisian, BNN dan masyarakat. “Kami sudah menyiapkan sistem dan regulasi, termasuk melibatkan desa adat sebagai pilar pembangunan Bali,” ujarnya.
Menurut Gubernur desa adat memiliki perarem sebagai instrumen untuk membantu menghambat narkoba masuk ke desa. Gubernur Koster memberi apresiasi langkah bersama membentuk ‘agen’ di masyarakat yang mencegah peredaran narkoba.
Ketua Umum BERSAMA Mayjen Purn. IG Putera Astaman mengatakan organisasi BERSAMA yang didirikan sejak 41 tahun yang lalu memang sudah berkomitmen dan bermitra dengan pemerintah dalam mencegah dan memberantas peredaran narkoba. Putera Astaman yang menjabat kembali sebagai ketua umum setelah 20 tahun yang lalu mengaku situasi saat ini lebih berat ketimbang dulu.
[pilihan-redaksi2]
“Situasi beda dengan 22 tahun yang lalu. Sekarang benar benar perang,” kata Putera Astaman.
“Situasi beda dengan 22 tahun yang lalu. Sekarang benar benar perang,” kata Putera Astaman.
Oleh karena itu saat ini BERSAMA sudah membentuk organisasi di tingkat daerah termasuk di Bali. Program utama bersama adalah membentuk laskar pencegah narkoba. “Kita perlu benteng. Laskar ini adalah orang orang yang sudah dilatih, berkomitmen dan tersebar di desa sekolah dan kampus,“ ujarnya.
Untuk melaksanakan program tersebut BERSAMA juga bekerjasama dengan instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga serta Badan Kesbangpol. (bbn/humasbali/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4686 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2327 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026