Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 12 Mei 2026
DLHK Denpasar Prediksi Sampah Saat Malam Pengerupukan Capai 15 Ton
Selasa, 5 Maret 2019,
17:30 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar memprediksi peningkatan volume sampah saat malam pengerupukan mencapai 15 ton. Untuk itu, DLHK Denpasar menyiagakan 1.100 tenaga lapangan dan 73 armada.
[pilihan-redaksi]
Kadis LHK Kota Denpasar, I Ketut Wisada saat dikonfirmasi Selasa (5/3) menjelaskan bahwa peningkatan sampah identik terjadi saat pelaksanaan hari besar keagamaan. Namun khusus saat malam pengerupukan peningkatan sampah sisa ogoh-ogoh diprediksi mencapai 15 Ton.
Kadis LHK Kota Denpasar, I Ketut Wisada saat dikonfirmasi Selasa (5/3) menjelaskan bahwa peningkatan sampah identik terjadi saat pelaksanaan hari besar keagamaan. Namun khusus saat malam pengerupukan peningkatan sampah sisa ogoh-ogoh diprediksi mencapai 15 Ton.
“Peningkatan volume sampah pasca pengerupukan diprediksi mencapai 15 Ton yang didominasi sampah ogoh-ogoh serta sisa upacara,” ujar Wisada.
Lebih lanjut dikatakan, guna mengatasi peningkatan volume sampah tersebut pihaknya telah menyiagakan sedikitnya 1.100 tenaga lapangan serta 73 armda yang terdiri dari truk angkutan, moci, pasukan, byson serta Hiluk yang tersebar di empat kecamatan.
“Kami tidak hanya menangani sampah ogoh-ogoh saja, melainkan sampah rutin dari masyarakat yang juga mengalami peningkatan harus ditangani dengan maksimal agar pelaksanaan Catur Bratha Penyepian dapat terlaksana dengan khidmat,” jelas Wisada.
Wisada juga menegaskan bahwa seluruh personel DLHK Kota Denpasar terus memaksimalkan pengangkutan serta pembersihan saat malam pengerupukan. Sehingga, memasuki Hari Suci Nyepi sampah telah bersih.
[pilihan-redaksi2]
Pihaknya juga menghimbau bagi seluruh sekehe teruna dan masyarakat utamanya yang mengarak ogoh-ogoh hingga Kawasan Catur Muka untuk tidak membuang sampah ogoh-ogoh di jalanan. Melainkan langsung dipralina di setra masing-masing desa sesuai dengan sastra agama dan Surat Edaran (SE) Walikota Denpasar.
Pihaknya juga menghimbau bagi seluruh sekehe teruna dan masyarakat utamanya yang mengarak ogoh-ogoh hingga Kawasan Catur Muka untuk tidak membuang sampah ogoh-ogoh di jalanan. Melainkan langsung dipralina di setra masing-masing desa sesuai dengan sastra agama dan Surat Edaran (SE) Walikota Denpasar.
“Sesuai dengan sastra agama, ogoh-ogoh wajib di pralina, jadi seusai mengarak hendaknya jangan diletakkan begitu saja di pinggir jalan, melainkan langsung dilaksanakan praline di setra masing-masing desa pakraman,” jelas Wisada.
Wisada juga turut berharap kepada semua pihak untuk ikut menjaga kebersihan serta kondusifitas rangkaian Hari Suci Nyepi caka 1941 ini.
Sehingga pelaksanaan Catur Bratha Penyepian dapaat dimaknai dengan khusyuk sebagai ajang mulat sarira.
“Mari kita jaga bersama kebersihan serta kondusifitas selama rangkaian Nyepi Caka 1941 tahun 2019 ini,” tutup Wisada. (bbn/humasdenpasar/rob)
Berita Premium
Reporter: Humas Denpasar
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1135 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 893 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 717 Kali
04
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 663 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026