Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pemimpin Pendukung Kebhinekaan Dinilai Wajar Menang Telak di Bali
Sabtu, 20 April 2019,
09:56 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kemenangan secara telak pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Maruf Amin versi quick count di Bali yang mencapai 90 persen dinilai merupakan hal yang wajar.
[pilihan-redaksi]
Wajar karena Bali sebagai pulau yang memiliki toleransi tinggi pasti akan mendukung pemimpin yang memperjuangkan Kebhinekaan. “Maka tentu saja calon pemimpin yang mendukung kebinekaan akan menang telak di Bali. Bali juga sejak pemilu 2004 selalu menjadi tolok ukur nasional keberhasilan pemilu dengan penghitungan cepat dan bersih. bisa dipahami karena secara geografis Bali sangat mudah terjangkau,” ungkap akademisi dari Universitas Ngurah Rai Dr. Luh Riniti Rahayu saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/4).
Wajar karena Bali sebagai pulau yang memiliki toleransi tinggi pasti akan mendukung pemimpin yang memperjuangkan Kebhinekaan. “Maka tentu saja calon pemimpin yang mendukung kebinekaan akan menang telak di Bali. Bali juga sejak pemilu 2004 selalu menjadi tolok ukur nasional keberhasilan pemilu dengan penghitungan cepat dan bersih. bisa dipahami karena secara geografis Bali sangat mudah terjangkau,” ungkap akademisi dari Universitas Ngurah Rai Dr. Luh Riniti Rahayu saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/4).
Riniti yang juga Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali ini menyatakan Bali hanya pulau kecil dan hanya menyumbang suara 2,5%. Namun Bali menjadi lambang toleransi dengan kehidupan keberagaman yang tetap mampu harmonis.
[pilihan-redaksi2]
Menurut aktivis perempuan ini, pemilu Indonesia adalah pemilu yang diakui dunia sebagai pemilu paling rumit di dunia. Sebagai negara demokrasi yang termasuk muda, Indonesia telah berhasil melaksanakan 4 kali pemilu dengan jenis kertas suara lebih dari 2.500 jenis, dengan distribusi pada wilayah geografis yang luas.
Menurut aktivis perempuan ini, pemilu Indonesia adalah pemilu yang diakui dunia sebagai pemilu paling rumit di dunia. Sebagai negara demokrasi yang termasuk muda, Indonesia telah berhasil melaksanakan 4 kali pemilu dengan jenis kertas suara lebih dari 2.500 jenis, dengan distribusi pada wilayah geografis yang luas.
Riniti Rahayu yang juga merupakan Ketua Yayasan Bali Sruti menyebutkan terlepas dari kekurangan penyelenggaraan yang terjadi di setiap pemilu yang masih dapat diantisipasi, rakyat Indonesia sebagai pemilih mempercayai penyelenggara pemilu, dan telah mempunyai kesadaran untuk berpartisipasi menentukan nasib bangsa. Hal ini terlihat dari partisipasi pemilih yang tinggi yaitu lebih dari 80 %.[bbn/mul]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026