Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Pemimpin Pendukung Kebhinekaan Dinilai Wajar Menang Telak di Bali
Sabtu, 20 April 2019,
09:56 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Kemenangan secara telak pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo-Maruf Amin versi quick count di Bali yang mencapai 90 persen dinilai merupakan hal yang wajar.
[pilihan-redaksi]
Wajar karena Bali sebagai pulau yang memiliki toleransi tinggi pasti akan mendukung pemimpin yang memperjuangkan Kebhinekaan. “Maka tentu saja calon pemimpin yang mendukung kebinekaan akan menang telak di Bali. Bali juga sejak pemilu 2004 selalu menjadi tolok ukur nasional keberhasilan pemilu dengan penghitungan cepat dan bersih. bisa dipahami karena secara geografis Bali sangat mudah terjangkau,” ungkap akademisi dari Universitas Ngurah Rai Dr. Luh Riniti Rahayu saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/4).
Wajar karena Bali sebagai pulau yang memiliki toleransi tinggi pasti akan mendukung pemimpin yang memperjuangkan Kebhinekaan. “Maka tentu saja calon pemimpin yang mendukung kebinekaan akan menang telak di Bali. Bali juga sejak pemilu 2004 selalu menjadi tolok ukur nasional keberhasilan pemilu dengan penghitungan cepat dan bersih. bisa dipahami karena secara geografis Bali sangat mudah terjangkau,” ungkap akademisi dari Universitas Ngurah Rai Dr. Luh Riniti Rahayu saat dikonfirmasi pada Sabtu (20/4).
Riniti yang juga Mantan Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bali ini menyatakan Bali hanya pulau kecil dan hanya menyumbang suara 2,5%. Namun Bali menjadi lambang toleransi dengan kehidupan keberagaman yang tetap mampu harmonis.
[pilihan-redaksi2]
Menurut aktivis perempuan ini, pemilu Indonesia adalah pemilu yang diakui dunia sebagai pemilu paling rumit di dunia. Sebagai negara demokrasi yang termasuk muda, Indonesia telah berhasil melaksanakan 4 kali pemilu dengan jenis kertas suara lebih dari 2.500 jenis, dengan distribusi pada wilayah geografis yang luas.
Menurut aktivis perempuan ini, pemilu Indonesia adalah pemilu yang diakui dunia sebagai pemilu paling rumit di dunia. Sebagai negara demokrasi yang termasuk muda, Indonesia telah berhasil melaksanakan 4 kali pemilu dengan jenis kertas suara lebih dari 2.500 jenis, dengan distribusi pada wilayah geografis yang luas.
Riniti Rahayu yang juga merupakan Ketua Yayasan Bali Sruti menyebutkan terlepas dari kekurangan penyelenggaraan yang terjadi di setiap pemilu yang masih dapat diantisipasi, rakyat Indonesia sebagai pemilih mempercayai penyelenggara pemilu, dan telah mempunyai kesadaran untuk berpartisipasi menentukan nasib bangsa. Hal ini terlihat dari partisipasi pemilih yang tinggi yaitu lebih dari 80 %.[bbn/mul]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2931 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2050 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2010 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1808 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026