Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Citra Tubuh Ideal Dipengaruhi Terpaan Media
Minggu, 26 Mei 2019,
08:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Di zaman yang semakin modern, berbagai standar dalam kehidupan secara tidak sadar telah terpatri dalam mindset masyarakat sebagai tolak ukur untuk memberi penilaian pada segala aspek yang ‘dianggap tepat’.
[pilihan-redaksi]
Salah satu yang menjadi perdebatan hingga saat ini adalah standar citra tubuh ideal menurut penilaian umum masyarakat. Konsep tubuh ideal dalam hal ini berkaitan dengan sifat-sifat fisik yang dapat dinilai secara subjektif.
Salah satu yang menjadi perdebatan hingga saat ini adalah standar citra tubuh ideal menurut penilaian umum masyarakat. Konsep tubuh ideal dalam hal ini berkaitan dengan sifat-sifat fisik yang dapat dinilai secara subjektif.
Bagi para perempuan, khususnya yang berusia produktif rentang 15-21 tahun, penampilan yang ideal menurut pandangan masyarakat merupakan keharusan yang wajib mereka penuhi sebagai wujud eksistensi mereka dalam lingkungan masyarakat. Sebagai tambahan, tidak hanya wajah yang harus mereka perhatikan, bentuk tubuh menjadi salah satu faktor paling penting yang menunjang penampilan mereka.
Lalu seperti apa citra tubuh ideal menurut pandangan masyarakat? Kita bisa menemukannya dengan mudah melalui kontes-kontes kecantikan yang hampir seluruh pesertanya terdiri dari gadis-gadis bertubuh proporsional ala gitar spanyol, berkulit putih, berhidung mancung, dan berkaki jenjang. Gambaran seperti itu sudah menjadi gambaran ‘umum’ mayarakat untuk mendefinisikan makna kecantikan perempuan.
Wahyu Budi Nugroho, seorang sosiolog Universitas Udayana menyatakan bahwa keberadaan citra tubuh ideal disebabkan oleh pengaruh terpaan media. Khususnya bagi para remaja yang masih mudah berubah pola pikirnya, keberadaan kontes kecantikan, iklan produk kecantikan, dll, yang kesemuanya menampilkan model dengan kriteria ‘ideal’ secara tidak sadar pada akhirnya akan menanamkan suatu bentuk pemikiran citra tubuh ideal di kalangan masyarakat.
“Meskipun sulit, pola pikir masyarakat lah yang harus dirubah. Dengan demikian maka akan terjadi rekonstruksi media yang pada akhirnya akan membawa perubahan konsep tubuh ideal.” Tutur Wahyu.
Vania (18), salah satu mahasiswi Universitas Pelia Harapan menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap citra tubuh ideal yang berkembang dalam opini masyarakat. Menurutnya, citra tubuh ideal memberi keterbatasan bagi mereka yang tidak bisa memenuhi standar tersebut. Selain terganggu karena opini orang lain, mereka yang tidak memenuhi standar cenderung menjadi pribadi yang pemalu dan tertutup dalam lingkungan masyarakat.
“Saya tidak berpikir bahwa dengan standar yang ada mampu membentuk lingkungan yang baik, sebaliknya, hal tersebut menjadi noda yang harus segera dibersihkan dalam pola pikir masyarakat,” Ucap Vania.
Senada dengan Vania, Maria (16) siswi SMAN 1 Mamuju, mengakui bahwa citra tubuh ideal yang terpatri dalam opini masyarakat tidak hanya membatasi ruang gerak seseorang yang tidak memenuhi standar, tetapi juga memupus rasa percaya diri seseorang.
[pilihan-redaksi2]
“Saya merasa citra tubuh ideal amat merugikan seseorang yang tidak memenuhi standar yang ada. Meskipun begitu, standar yang ada membuat kita mau tidak mau menikutinya. Saya sendiri kadang ragu dengan penampilan saya,” Ucap Maria.
“Saya merasa citra tubuh ideal amat merugikan seseorang yang tidak memenuhi standar yang ada. Meskipun begitu, standar yang ada membuat kita mau tidak mau menikutinya. Saya sendiri kadang ragu dengan penampilan saya,” Ucap Maria.
Harapan Maria, di masa yang akan datang segala standar “ideal” yang ada dapat dipertimbangkan dan dikondisikan kembali demi tercapainya lingkungan yang sehat dan lebih baik.
Pada akhirnya, apapun pandangan masyarakat terhadap penampilan dan citra tubuh yang ideal, semua pilihan kembali kepada individu. Apakah individu ingin mengikuti tren, atau tetap percaya diri dengan penampilannya. Terlepas dari semua itu, semua perempuan adalah unik dan memiliki pesonanya masing-masing. (bbn/unud/rob)
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8456 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5815 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3639 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2467 Kali
05
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026