Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 4 Mei 2026
Skripsi Angkat Pendidikan Hindu Anak Tuna Grahita, Suka Sekali dengan Tantra
Senin, 3 Juni 2019,
12:33 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Mengambil skripsi berjudul "Penerapan Mata Pelajaran Pendidikan Agama Hindu Pada Siswa Sekolah Dasar Kelas VI Sekolah Luar Biasa SLB/C Tuna Grahita N 1 Badung", mahasiswa asal Solo, Andri Asanto memperdalam pengetahuan tentang Hindu di UNHI ingin menggunakan ilmunya agar berguna untuk sesama umat hindu.
[pilihan-redaksi]
"Dan dengan belajar agama hindu di UNHI, kedepannya ilmu yang saya dapatkan bisa berguna untuk sesama umat hindu. Baik itu di Jawa atau di di Bali," ujarnya.
"Dan dengan belajar agama hindu di UNHI, kedepannya ilmu yang saya dapatkan bisa berguna untuk sesama umat hindu. Baik itu di Jawa atau di di Bali," ujarnya.
Ia menjelaskan pemilihan judul dalam skripsi itu dilatarbelakangi keponakannya yang seorang tuna grahita mendapatkan tempat yang dianggap tidak tepat di sekolah biasa. Hal ini lantaran kemampuan menerima pelajaran lemah, selain itu keponakannya menderita Hydrocepalus (kepala membesar) lebih besar dari ukuran kepala orang dewasa.
Dari situlah, ia terketuk untuk meneliti tentang anak tuna grahita. Selain itu dirinya sering melihat di Bali banyak anak tuna grahita tidak bersekolah. Padahal mereka memiliki kemampuan dan bakat lain. Andri yang berasal dari Solo, Jawa Tengah itu berkeinginan untuk melanjutkan S2 sambil bekerja. Keinginannya besar juga untuk menjadi seorang guru agama.
"Itu tujuan utama saya mengambil pendidikan, karena saya melihat apa yg terjadi di jawa banyak umat yang makin menurun jumlahnya karena kurang kuat dalam meyakini ajaran hindu termasuk juga di Bali, Jadi saya berharap ilmu yang saya dapatkan bisa ditularkan kepada sesama. Dan untuk generasi hindu selanjutnya," tukasnya.
[pilihan-redaksi2]
Selama menempuh kuliah di UNHI, ada mata kuliah yang saya sangat ia sukai yaitu Tantra. Ia menyebut Tantra mengajarkan tentang pendekatan kepada ssang pencipta dengan cara yang berbeda. Dan tantra, lanjutnya, lebih banyak ke ritual-ritual seperti yang dilakukan oleh orang-orang kejawen terutama di Jawa Tengah.
Selama menempuh kuliah di UNHI, ada mata kuliah yang saya sangat ia sukai yaitu Tantra. Ia menyebut Tantra mengajarkan tentang pendekatan kepada ssang pencipta dengan cara yang berbeda. Dan tantra, lanjutnya, lebih banyak ke ritual-ritual seperti yang dilakukan oleh orang-orang kejawen terutama di Jawa Tengah.
"Banyak yang mengira tantra adalah hal yang negatif. Padahal Tantra itu kalau dipakai untuk membantu sesama, bisa menjadi kekuatan yang luar biasa. Itulah kenapa saya sangat tertarik dengan tantra. Seperti makanan lawar yang menggunakan darah. Itu bagian dari Tantra. Di jawa ada ritual besi panas dijilat, itu juga bagian dari tantra. Kurang lebihnya seperti itu. Saya sangat suka dengan mata kuliah ini," pungkasnya. (bbn/rob)
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 396 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 351 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 348 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026