Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Tradisi Lebaran Topat Suku Sasak dan Saur Sesangi

Kamis, 13 Juni 2019, 07:33 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Beritabali.com, Lombok. Menjadi tradisi warga Sasak di Lombok seminggu setelah hari idul Fitri, merayakan Lebaran Ketupat. Berziarah ke makam keluarga, mengunjungi tempat wisata khususnya pantai adalah ritual wajib dilakukan sepekan pasca Lebaran.
 
[pilihan-redaksi]
Di makam leluhur atau para tokoh agama, saat lebaran topat ini dimanfaatkan warga melakukan ritual nazar, memohon suatu permintaan atau biasa disebut Saur Sesangi. Macam-macam permintaan diajukan, mulai mohon kesembuhan atau kesehatan, kenaikan pangkat, kelancaran usaha dan lain-lain. 
 
Dan apabila permohonan mereka terwujud di kemudian hari, warga akan kembali ke makam untuk saur sesanginya itu. Dengan mengajak keluarga, kerabat dan handai taulan, saur sesangi diwujudkan dengan persembahan. Salah satunya dengan gunungan ketupat atau topat seminggu usai lebaran. Seperti berlangsung di makam Islam Bintaro, Ampenan Rabu (12/6). 
 
 
Seperti terlihat di pemakaman muslim Loang Baloq, dan hampir di semua lokasi pekuburan di Lombok. Masyarakat tumpah ruah memenuhi lokasi peristirahatan terakhir leluhur mereka. Warga membawa bekal dari rumah, dan Megibung makan bersama di area makam. Bekal wajib yang dibawa tentunya adalah topat atau ketupat. 
 
[pilihan-redaksi2]
Usai dari makam, masyarakat Lombok biasanya menuju lokasi wisata seperti pantai, air terjun, dan area rekreasi lainnya. Namun pantai adalah tujuan umum warga usai ziarah ke makam. Aparat kepolisian, Basarnas, dan semua unsur dalam pengamanan terpadu Lebaran, siaga di semua titik lokasi wisata. Mulai lokasi wisata favorit pantai Kuta Mandalika, pantai Tanjung Aan, pantai Pink, dan lokasi lain di Lombok tengah. 
 
 
Tujuan ke Lombok Senggigi adalah kawasan favorit. Pantai Malibu, Pantai Tanjung Karang, Loang Baloq, pantai Gading, dan lokasi lainnya jadi atensi kepolisian melakukan pengamanan. Rekayasa lalu lintas juga diberlakukan, karena membludaknya warga ke pantai. Selain dengan kendaraan roda dua dan mobil, warga juga memanfaatkan angkutan tradisional di Lombok,  yakni Cidomo menuju ke pantai. (bbn/lom/rob)
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/lom



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami