Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
5 Mobil Fiat Tua Jelajahi Rute Denpasar-Lewobunga NTT
Jumat, 14 Juni 2019,
19:25 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. 5 mobil Fiat keluaran tahun lawas, ikut dalam "Expedisi Timur Indonesia Fiat Club" rute Denpasar-Lewobunga. Expedisi untuk menggali potensi pariwisata Indonesia Timur ini akan berlangsung selama 16 hari hingga 30 Juni mendatang.
Rombongan ekspedisi 5 mobil Fiat produksi lawas ini dilepas Wakil Gubernur Bali, Cok Ace, di depan Kantor Gubernur Bali, Jumat sore (14/6/2019).
Ketua Bali Fiat Club yang juga ketua tim ekspedisi, Ngakan Putu Swastika, mengatakan kegiatan ini diikuti 5 unit mobil dan anggota tim yang ikut di dalamnya. 5 unit mobil fiat itu adalah Fiat seri 125 dan 124 keluaran tahun 1967, 1970, 1973 dan 1974. Mobil Fiat ini berasal dari Jakarta, Jogja, dan Bali.
Kegiatan Expedisi Timur Indonesia Fiat Club yang berlangsung mulai 14-30 Juni 2019 mengambil rute Denpasar, Lombok, Sumbawa, Bima, Sape, Labuan Bajo, Ruteng, Bajawa, Ende, Kelimutu, Maumere, Larantuka hingga Lewobunga NTT, sebelum balik lagi ke Denpasar lewat jalur yang sama.
"Lewat kegiatan ini kita ingin mengeksplor obyek wisata di NTB hingga NTT. Banyak yang belum tahu obyek wisata yang ada di Indonesia Timur. Indonesia Fiat Club dan dan Bali Fiat Club mencoba membangkitkan rasa cinta terhadap Indonesia, dalam rangka menjalin silaturahmi dengan saudara di negara Bhineka, juga untuk membangkitkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pariwisata di daerah masing-masing,"ujarnya.
Menurut Ngakan Putu, ekspedisi ini telah dipersiapakan secara matang selama 3 bulan sebelumnya, mulai cek roda, sistem pengapian, mesin dan lainnya. Bahkan rombongan ekspedisi ini membawa satu orang teknisi khusus mobil Fiat yang ikut serta dalam rombongan dan membawa suku cadang Fiat yang dibutuhkan selama perjalanan.

Soal biaya ekspedisi, Ngakan Putu menyebut biaya ekspedisi ini mencapai Rp 18 Juta per mobil atau total Rp 115 juta untuk semua mobil. Biaya itu sudah termasuk biaya penyeberangan kapal fery dari Bali ke Lombok, Lombok ke Sumbawa, dan Sumbawa menuju Labuan Bajo, pulang pergi.
Jos Dharmawan, Ketua Pembina Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia (PPMKI) Bali, menyambut baik ekspedisi timur Indonesia yang dilakukan Indonesia dan Bali Fiat Club ini.
"Masih jarang orang yang ke sana, padahal ada banyak obyek wisata yang luar biasa. Harapannya, temen Fiat bisa menjadi "media branding" wilayah timur dengan segala keindahan alamnya dan jalan yang memadai, sehingga kedepannya wisatawan bisa lebih banyak ke wilayah timur,"ujar Jos.
PPMKI, kata Jos juga mempunyai rencana untuk melakukan hal yang sama. Namun Jos mengaku ada kendala masalah dalam penyeberangan. Karena untuk sampai ke wilayah timur hingga ke pulau Flores, harus beberapa kali menyeberang dengan kapal fery dengan biaya yang tidak murah, sehingga dengan jumlah mobil yang banyak masih menjadi kendala.
"Kita sambut ekspedisi timur Indonesia ini walau hanya diikuti 5 mobil, semangatnya luar biasa meski teman-teman yang ikut sudah tidak muda lagi, kami sangat apresiasi semangat mereka untuk menjelajah wilayah timur Indonesia,"ujar Jos. [bbn/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2961 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2023 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026