Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Desa Adat Megati Kelod Gelar Pecaruan Manca Sanak Pasca Penemuan Mayat Dalam Kardus
Jumat, 5 Juli 2019,
07:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Pasca penemuan mayat dalam kardus di Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur,Desa Pakraman Megati Kelod gelar pecaruan Manca Sanak di lokasi kejadian pada Kamis (4/7).
[pilihan-redaksi]
Bendesa Pakraman Megati Kelod, I Gusti Ngurah Aryawan mengatakan, sesuai petunjuk pengelingsir dan sulinggih pasca penemuan mayat, disarankan melakukan upacara pecaruan. Upaca pecaruan yang digelar adalah manca sanak.
Bendesa Pakraman Megati Kelod, I Gusti Ngurah Aryawan mengatakan, sesuai petunjuk pengelingsir dan sulinggih pasca penemuan mayat, disarankan melakukan upacara pecaruan. Upaca pecaruan yang digelar adalah manca sanak.
"Kami gelar pecaruan di dua tempat, satu di lokasi kejadian dan dicatus pata (perempatan) Desa Pakraman Megati Kelod," ungkapnya.
Dikatakan rentetan upacara sebelum dilakukan pecaruan, dilakukan upacara 'nebusin'. Upacara 'nebusin' berfungsi untuk mengembalikan roh dari mayat tersebut supaya kembali ke tempat semestinya. Barulah dilakukan upacara pecaruan manca sanak yang dipimpin pemangku.
"Tujuan dari upacara mecaru untuk menghilang leteh (kotor) di sekitaran lokasi serta menetralisir hal-hal negatif pasca penemuan mayat," tegasnya.
Digelarnya upacara ritual caru tersebut diharapkan suasana kembali normal. Bahkan pihaknya siap membantu polisi yang berkaitan dengan penyelidikan.
[pilihan-redaksi2]
"Kami harapkan pihak polisi segera bisa menangani kasus ini dan siap membantu apabila diperlukan," tandasnya.
"Kami harapkan pihak polisi segera bisa menangani kasus ini dan siap membantu apabila diperlukan," tandasnya.
Seperti diketahui, pada Minggu, (30/6) warga geger karena ditemukan mayat dalam kardus di tegalan Banjar Megati Kelod, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur sekitar pukul 15.00 Wita. Mayat ditemukan pertama kali oleh Nyoman Sudiastawa saat hendak menyabit karena timbulkan bau busuk.
Sudiastawa sempat mengorek dengan kayu kardus yang menimbulkan bau busuk itu. Betapa terkejutnya saat dikorek dia melihat lutut manusia. Dengan kondisi kaki gemetar temuan ini dilaporkan ke Ketut Surayana lalu di laporkan ke Kelian Adat dan baru kemudian dilaporkan ke polisi. Mayat tersebut saat ini sudah dibawa ke RSUP Sanglah untuk dilakukan autopsi guna penyelidikan lebih lanjut. (bbn/tab/rob)
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026