Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 2 November 2026
Pembuat Arak Sambut Baik Wacana Legalisasi Arak Bali
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Wacana Pemerintah untuk melegalkan arak Bali disambut baik oleh pembuat arak tradisional di Kabupaten Karangasem. Salah satunya adalah I Ketut Togog (50) asal Banjar Undisan, Desa Lantang Katik, Sidemen, Karangasem.
[pilihan-redaksi]
Pria lima orang anak ini berharap, apabila wacana tersebut nantinya benar-benar disahkan agar bisa meningkatkan kesejahteraan para pengerajin arak traditional.
"Saya pribadi menyambut baik, selama itu bisa meningkatkan kesejahteraan kami para pembuat arak karena ini sudah kami lakoni secara turun - temurun dan menjadi pencaharian utama," harap Ketut Togog.
Disamping itu, belakangan ini menjadi pembuat arak traditional nampaknya mulai kurang diminati oleh generasi muda di wilayah tersebut. Kebanyakan mereka lebih memilih untuk merantau bekerja di wilayah Denpasar.
"Sekarang anak - anak muda juga tidak mau melanjutkan usaha pembuatan arak lebih banyak senang kerja di Denpasar," tandasnya.
Sementara itu, beberapa waktu lalu sejumlah pengrajin arak asal Desa Kebung, Sidemen, Karangasem juga sempat mengadu ke Dewan Karangasem atas penggrebekan yang dialami sejumlah pembuat.
Disana para pembuat juga meminta ketika wacana melegalkan arak agar pemerintah turun dahulu kelapangan dan menggelar audiensi bersama para pembuat arak sehingga apa yang diharapkan oleh pengerajin dan pemerintah bisa diakomodir di dalamnya. (bbn/igs/rob)
Reporter: -
Berita Terpopuler
BNNK Buleleng Temukan 14 Orang Positif Narkotika
Dibaca: 307 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 186 Kali
Ojol Rebutan Pelanggan di Pantai Suluban Pecatu, Polisi Turun Tangan
Dibaca: 101 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan