Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




4 Kecamatan di Karangasem Masuk Kawasan Rawan Longsor

Minggu, 1 Maret 2020, 17:15 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, KARANGASEM.

Beberapa wilayah yang berada di 4 Kecamatan, Kabupaten Karangasem menjadi wilayah dengan kategori rawan tanah longsor.

[pilihan-redaksi]
Keempat wilayah rawan longsor tersebut diantaranya adalah wikayah Dusun Temukus dan Batusesa untuk wilayah Kecamatan Rendang. Wilayah Muncan, Dusun Batu Gede Desa Duda Timur untuk di wilayah Kecamatan Selat. 

Wilayah selanjutnya yaitu Dusun Belong atau Sanghyang Ambu untuk kawasan rawan longsor Kecamatan Karangasem dan wilayah Berina serta jalur menuju Pura Lempuyang Madya juga menjadi wilayah rawan longsor di Kecamatan Abang.

Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa menegaskan, beberapa wilayah yang ada di empat kecamatan tersebut sesuai dengan pemetaan dari BPBD memang masuk ke dalam kawasan rawan longsor.

 Untuk itu, pihaknya mengimbau agar warga yang tinggal atau masyarakat pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintas di kawasan-kawasan rawan terjadinya longsong mengingat wilayah Kabupaten Karangasem kerap diguyur hujan.

Khusus untuk wilayah jalan balai nasional dan jalan provinsi pihaknya juga mengaku telah melaksanakan rapat koordinasi untuk mengantisipasi apabila terjadi longsor seperti beberapa waktu lalu menyiagakan alat berat di kawasan Sanghyang Ambu agar penanganan sewaktu-waktu bisa cepat dilakukan.

"Itu untuk antisipasi apabila terjadi longsor dijalur nasional dan provinsi, sementara untuk jalur Kabupaten, BPBD tetap berkoordinasi dengan dinas PUPR," kata Arimbawa dikonfirmasi, Minggu (01/03/2020).

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/krs



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami